Pernah Bawa Pasukan Acak-acak Markas FPI, Eks Orang Dekat Rizieq Shihab Dukung Jenderal Dudung Jadi Cawapres, Kata-katanya Jelas Banget!

Pernah Bawa Pasukan Acak-acak Markas FPI, Eks Orang Dekat Rizieq Shihab Dukung Jenderal Dudung Jadi Cawapres, Kata-katanya Jelas Banget! Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Eks pengacara Rizieq Shihab sekaligus politisi PDI Perjuangan Kapitra Ampera mengaku dirinya mendukung penuh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menjadi calon wakil presiden pada Pilpres 2024 mendatang. 

Meski jenderal Dudung pernah mengerahkan pasukan untuk menurunkan semua baliho bergambar wajah Rizieq Shihab di sekitar markas Front Pembela Islam (FPI) di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat beberapa tahun lalu, namun menurut Kapitra sosok Jenderal Dudung adalah pelindung rakyat sejati. Dia layak maju pada Pemilu mendatang sebagai calon wakil presiden. 

Baca Juga: Loyalis Klaim Nasib Ganjar Sampai ke Rasulullah Karena Keturunan Sunan Kali Jaga, Eh Langsung Dirujak Habis-habisan: Mulai Mengkadrunkan!

“Pak Dudung masih menjabat (KSAD). Setiap orang punya hak dan peluang yang sama untuk jadi capres dan cawapres,” ujar Kapitra kepada wartawan Kamis (25/5/2023)

Kapitra menyebut pengalaman, kapasitas, kapabilitas dan integritas Jenderal Dudung tidak diragukan. Hal ini dapat dilihat dari pengalaman mantan Pangkostrad itu selama berkarir dan menjadi pemimpin pada kesatuan TNI AD.

“Untuk menjadi jenderal itu bukan hal yang mudah, banyak tantangannya. Dan jenderal TNI bisa melalui tantangan itu. Dan Pak Dudung punya integritas, punya kerja-kerja yang jelas, mengerti tupoksi,” katanya.

Lebih lanjut, Kapitra menyebutkan bahwa sosok kepemimpinan Jenderal Dudung dikenal tegas dan memiliki kepekaan sosial. Hal ini dapat dilihat dari sikap KSAD yang selalu membantu rakyat, dekat dengan rakyat dan dicintai rakyat.

Jenderal Dudung juga dinilai sebagai pemimpin yang berani menghadapi resiko dan berhati mulia.

 “Dan kesetiaan dia terhadap NKRI tidak usah diragukan lagi. Jadi saya pikir dia punya kapasitas,” tambah Kapitra.

Kapitra juga menyampaikan bahwa situasi politik selalu berkembang dan dinamis. Partai politik akan melihat sosok bakal cawapres yang akan dipasangkan dengan bakal capres.

“Bakal cawapres itu ada pada kewenangan Ketua Umum Bu Mega,” katanya.

Baca Juga: Anies Baswedan Nggaku Nggak Pernah Bawa Kamera Pas Blusukan tapi Ketahuan Bikin Konten depan Gerobak Sampah, Orang PDIP: Bohong Aja Terus!

Baca Juga: Ubah Tata Cara Shalat, Omongan Pengasuh Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang Malah Enteng Banget: Buat Apa Pakai Dalil, Wong Agama Itu…

Selain itu, Kapitra juga meminta masing-masing pendukung bakal capres tidak menyampaikan narasi-narasi yang bersifat hoaks, fitnah dan ujaran kebencian. Hal ini untuk menghindari potensi konflik horisontal dan terpolarisasinya masyarakat.

“Marilah kita pelihara demokrasi bangsa dengan baik, Kita ini bangsa yang cerdas, kita harus menguji kepemimpinan itu dengan gagasan dan pikiran-pikiran yang dapat diterima masyaradudukat,“ pungkasnya.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover