SBY Khawatir Sistem Pemilu Diganti dengan Coblos Partai, Begini Katanya

SBY Khawatir Sistem Pemilu Diganti dengan Coblos Partai, Begini Katanya Kredit Foto: Asprilla Dwi Adha

"Kalau di tengah jalan diubah oleh MK, menjadi persoalan serius. KPU dan parpol harus siap kelola 'krisis' ini. Semoga tidak ganggu pelaksanaan pemilu 2024. Kasihan rakyat," imbuh SBY.

Ia berharap Pemilu 2024 tetap menggunakan sistem proporsional terbuka. Usai Pemilu 2024 digelar, kata SBY, maka Presiden dan DPR bisa duduk bersama menyelisik sistem Pemilu yang berlaku.

“Untuk kemungkinan disempurnakan menjadi sistem yang lebih baik,” kata SBY.

Pakar hukum Denny Indrayana mengklaim mendapat nformasi penting terkait gugatan UU 7/2017 tentang Pemilu sistem Proporsional Terbuka di MK. Ia menyebut MK akan mengabulkan sistem pemilu kembali menjadi proporsional tertutup alias coblos partai.

"Pagi ini saya mendapatkan informasi penting. MK akan memutuskan pemilu legislatif kembali ke sistem proporsional tertutup, kembali memilih tanda gambar partai saja," kata Denny melalui akun Twitternya, Minggu (28/5/2023).

Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM itu mengatakan, berdasarkan info yang diterimanya, enam hakim MK akan setuju untuk mengembalikan sistem proporsional tertutup. Sementara, tiga hakim lain akan menyatakan dissenting opinion. Denny memastikan informasi tersebut bersumber dari orang yang kredibel.

Baca Juga: Bocorkan Rahasia Negara hingga Sebar Fitnah, SBY dan Denny Harus Ditangkap: Tidak Ada dari Pemerintah yang Sudi Melakukan Hal Itu!

Lihat Sumber Artikel di Akurat Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Akurat.

Tampilkan Semua
Halaman

Terkait

Terkini