Terkait Isu Sistem Proporsional Tertutup, Guntur Romli Beri Tanggapan: Denny Indrayana dan SBY Ingin Pansos Lewat Isu Tersebut

Terkait Isu Sistem Proporsional Tertutup, Guntur Romli Beri Tanggapan: Denny Indrayana dan SBY Ingin Pansos Lewat Isu Tersebut Kredit Foto: Instagram/Mohamad Guntur Romli

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli mengatakan bahwa dirinya lebih setuju dengan sistem proporsional terbuka dibandingkan dengan sistem proporsional tertutup.

Dengan pernyataan tersebut, Guntur Romli tampak tidak sejalan dengan pernyataan eks Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Dennya Indrayana yang membocorkan hasil keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sistem Pemilu tersebut.

Ia mengatakan bahwa MK akan menggunakan sistem proporsional tertutup sama seperti sistem yang sering digunakan kali terakhir pada zaman Orde Baru.

Eks Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga ikut menyuarakan pendapatnya soal sistem proporsional tertutup tersebut.

“Saya lebih setuju sistem pemilu proporsional terbuka, tapi kelakuan Denny Indrayana dan SBY saat ini yang sedang caper, yang sedang pansos, menggunakan isu ada bocor putusan MK soal sistem Pemilu cuma dimanfaatkan untuk isu lain,” kata Romli dikutip dari kanal YouTube Cokro TV pada Selasa (30/5).

Baca Juga: Sudah Ditolak 16 Kali, Partai Demokrat Yakin Mahkamah Agung Tolak PK Moeldoko: Cuma Nafsu

Guntur Romli mengatakan bahwa SBY menggaungkan sistem tersebut karena ingin menjatuhkan pemerintahan Presiden Jokowi.

“Masyarakat (ingin dibuat, red) tidak percaya (oleh Denny dan SBY, red) pada hasil lembaga yudikatif yang di-framing, diintervensi lembaga eksekutif.” Lanjutnya.

Diketahui, SBY langsung memberikan komentar tak lama setelah Denny membocorkan informasi hasil putusan itu tanpa membongkar informannya.

SBY sendiri mengaitkan Pengajuan Kembali (PK) Moeldoko di Mahkamah Agung (MA) dengan hasil keputusan sistem proposional tertutup itu.

Terkait

Terpopuler

Terkini