Ada Pejabat Satroni Markas PKS Buat Larang Anies Baswedan Maju Pilpres, Nggak Pakai Lama Langsung Dikuliti Sejadi-jadinya, Ternyata…

Ada Pejabat Satroni Markas PKS Buat Larang Anies Baswedan Maju Pilpres, Nggak Pakai Lama Langsung Dikuliti Sejadi-jadinya, Ternyata… Kredit Foto: Taufik Idharudin

Mantan Sekretaris BUMN Said Didu blak-blakan mengetahui identitas pejabat negara dan elite partai politik yang mendatangi markas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) demi meminta partai politik tersebut untuk tidak mengusung Anies Baswedan pada Pilpres 2024 mendatang.

Hal ini disampaikan Said Didu merespons  omongan juru bicara Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Sudirman Said yang beberapa hari lalu melempar isu tersebut, dia mengaku ada beberapa pejabat dan orang penting partai politik tertentu mendesak PKS untuk menarik dukungan buat Anies Baswedan. 

Baca Juga: Ngaku Jadi Perempuan Terkuat di Bumi, Ibu Mega Kena Skakmat: Kesombongan Diumabar, Azab Allah akan Datang Sebentar Lagi!

"Saya tahu salah satu pejabat negara yang dimaksud," kata Said Didu dalam sebuah cuitan di laman twitternya @msaid_didu dilansir Populis.id Senin (11/6/2023). 

Kendati mengklaim ada pejabat negara dan petinggi partai politik mendatangi PKS demi menjegal Anies Baswedan, namun baik Said Didu maupun Sudirman Said sama-sama enggan membeberkan secara gamblang identitas orang-orang yang mendatangi PKS. 

"Sedikit clue saja, kalau sampai hari ini, bergantian para pejabat negara ada yang pemimpin partai ada yang bukan mendatangi PKS dengan misi ada yang implisit dan ada yang eksplisit.Misinya itu supaya PKS keluar dari koalisi dan majunya Pak Anies digagalkan," kata Said kepada wartawan.

Mereka yang mendatangi PKS menawarkan berbagai tawaran supaya mau mengikuti kemauannya. Namun lagi-lagi Said tidak membeberkan penawaran apa saja yang diberikan kepada PKS agar tak mendukung Anies.

"Bentuknya apa? Ya, namanya iming-iming bentuknya macam-macam lah. Tapi kan barangkali menjelaskan di sini kan tidak cukup," ucapnya.

Baca Juga: SBY Kasih Kode Restui AHY Duet Bareng Ganjar di Pilpres 2024: Berangkat dari Niat Baik, Tujuan Baik, Semua Ada Manfaatnya Buat Bangsa

Baca Juga: Petinggi Demokrat Merespon Rencana Silaturahmi Puan-AHY, Nggak Disangka Begini Katanya...

Said memahami kalau situasi itu menjadi bagian dari tekanan maupun godaan yang tengah dirasakan oleh Koalisi Perubahan. Alih-alih melemah, ia meyakini Koalisi Perubahan yang terdiri dari Partai NasDem, Demokrat hingga PKS akan semakin kokoh ke depannya

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover