Iming-Imingi AHY dengan Jatah Cawapres Ganjar Pranowo, PDI Bantah Rusak Koalisi Perubahan Demi Gagalkan Anies Baswedan Maju Pilpres 2024

Iming-Imingi AHY dengan Jatah Cawapres Ganjar Pranowo, PDI Bantah Rusak Koalisi Perubahan Demi Gagalkan Anies Baswedan Maju Pilpres 2024 Kredit Foto: Twitter/jansen_jsp

PDI Perjuangan dengan tegas membantah tudingan berbagai pihak yang menyebut partai besutan Megawati Soekarnoputri itu sedang berupaya merusak koalisi perubahan dengan mengerek nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke dalam bursa cawapres pendamping Ganjar pada Pilpres 2024 mendatang demi menggagalkan langkah Anies Baswedan menuju Pilpres mendatang.

Ketua DPP PDIP, Said Abdullah menegaskan, pihaknya sama sekali tidak bermaksud merusak koalisi perubahan apalagi berniat menjegal Anies Baswedan dengan merayu Demokrat merapat ke kubu PDIP dengan iming-iming jatah cawapres. 

Baca Juga: AHY Lengket dengan PDIP Setelah Namanya Masuk Bursa Cawapres Ganjar, Orangnya Anies Merespons, Omongannya Nggak Disangka-sangka!

“Demokrat itu partai politik, perlu kami ajak bicara dan komunikasi. Jangan begitu bertemu lalu dianggap merusak koalisi, mana bisa kami punya niat seperti itu, tidaklah!” kata Ketua DPP PDIP, Said Abdullah kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (12/6).

Said mengatakan, PDIP mempunyai niat baik dengan Demokrat melalui penjajakan komunikasi politik menjelang Pemilu 2024. Terlebih, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sudah berinisiatif menemui Sekjen Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya.

Baca Juga: Rebutan Jatah Cawapres Bikin Internal Koalisi Perubahan Runyam, Mas Anies Siap-siap Gigit Jari Kalau AHY Bawa Pasukan Merapat ke PDIP

Baca Juga: Sudirman Said Ngaku Ada yang Iming-imingi PKS Agar Anies Gagal Nyapres, PDIP: Kurang Apa Ibu Megawati Dihambat Pakai Serangan...

"Kan kami yang duluan. (diawali) Mbak Puan, habis Mbak Puan saya, lalu Pak Sekjen (bertemu elite Demokrat), karena kami ingin buka pintu selebar-lebarnya,” tuturnya.

“Politik itu kan komunikasi, sehingga komunikasi antar partai politik tidak boleh mampet,” imbuh Ketua Banggar DPR RI itu.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover