Kader NasDem Ramai-ramai Pindah ke Perindo Gegara Caleg Dipalak Rp3,5 M, Loyalis Ganjar Teriak Lantang: Kapal Hampir Karam Kapten!

Kader NasDem Ramai-ramai Pindah ke Perindo Gegara Caleg Dipalak Rp3,5 M, Loyalis Ganjar Teriak Lantang: Kapal Hampir Karam Kapten! Kredit Foto: Isitimewa

Pegiat sosial media yang juga loyalis garis keras Ganjar Pranowo, John Sitorus menyoroti aksi pengunduran diri massal yang dilakukan Kader Partai NasDem Jawa Barat.  Pengunduran diri yang diwarnai penurunan atribut partai serta dan perobekan foto Surya Paloh itu dilakukan kader NasDem lantaran kecewa karena Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Indramayu Husen Ibrahim dimintai setoran Rp3,5 miliar untuk mendapatkan nomor urut satu atau dua di dapil Jawa Barat 8 dalam pencalegan DPR RI.

Menurut John Sitorus, pengunduran diri massal itu jelas membuat nasib NasDem sebagai sebuah partai politik besar jelas berada di ujung tanduk. NasDem yang diibaratkan sebagai sebuah kapal kata   dia kini nyaris karam.

Baca Juga: Caleg Ngamuk Sampai Robek Foto Surya Paloh Gegara Dipalak Mahar Rp3,5 Miliar, NasDem Bantah Jual Beli Nomor Urut Terus Ancam Lapor Polisi

“NASDEM awalnya memperjuangkan nilai2 Pluralisme agar dijunjujung tinggi sesuai dengan asas RESTORASI. Jika ribuan Kader MUNDUR, maka KAPAL ini hampir KARAM karena NAFSUNYA sendiri,” kata John dalam sebuah cuitannya di akun twitternya @Miduk17 dilansir Populis.id Selasa (13/6/2023). 

 John Sitorus mengatakan pengunduran diri secara massal yang dilakukan kader NasDem bukan baru kali ini terjadi, sejak partai politik besutan Surya Paloh itu mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden pada Pilpres 2024 kader NasDem juga ramai-ramai cabut dari partai politik tersebut. 

“Mestinya ELIT NASDEM memahami siapa konstituennya sebenarnya. Sejak berdiri, Nasdem itu citranya NASIONALIS bukan partai yang berafiliasi dengan POLITIK SARA. Begitu mengusung Abas, maka resikonya adl MUNDURNYA para Kader yg SETIA pada PRINSIP Nasionalis Demokrat,” tuturnya. 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Sejumlah kader Partai NasDem Kabupaten Indramayu ramai-ramai mengundurkan diri partai politik tersebut dan pindah ke Perindo. Pengunduran diri secara massal itu bermula dari masalah Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Indramayu Husen Ibrahim yang kecewa lantaran tak menjadi nomor urut 1 di dapil Jawa Barat 8 dalam pencalegan DPR RI.

Husen Ibrahim yang terima tak dapat nomor urut satu justru diminta setor Rp3,5 miliar dengan uang segitu dia dijanjikan dipindah ke nomor urut dua. 

Baca Juga: Caleg NasDem Dipalak Mahar Rp3,5 Supaya Dapat Nomor Urut Satu, Gimana Korupsinya Nggak Triliunan Kalau Setornya Segini Gedenya?

Baca Juga: Benar-benar Bikin Kaget, Begini Isi Kontrak Politik Ganjar Pranowo dengan Ibu Mega yang Bocor ke Publik, Pemilihan Menteri Jadi Hak PDIP

"Kami menagih janji ketua DPW bahwa Jabar 8 untuk pencalegan DPR RI kami dijanjikan nomor urut 1 namun sampai sekarang ini tidak menjadi kenyataan malah bocoran A1 yang kami terima kami dijanjikan nomor urut 3," ungkap Husein dilansir Populis.id dalam sebuah video yang diunggah instagram @jayalah.negriku, Selasa  (13/6/2023).

"Di saat kami mempertanyakan tentang menyangkut masalah nomor urut 3 disaat itu DPW melakukan rapat dan diputuskan saya boleh dipindahkan ke nomor urut 2 dengan catatan Rp3,5 miliar harus disiapkan kompensasinya," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover