Mantan Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol, Geisz Chalifah merasa heran dengan kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sebab, bagi Geisz selama ini yang menjadi salah satu fokus KPK adalah Formula E yang seolah menyeret nama bakal calon presiden Anies Baswedan. Padahal, kata loyalis Anies tersebut yang merugi adalah event di sirkuit Mandalika.
”Selamat siang KPK RI. Formula E sudah diaudit BPK kesimpulannya layak dilaksanakan. Yang rugi itu Mandalika, KPK bukan lembaga pilah pilih,” kata Geisz Chalifah dalam cuitannya di Twitter, Jumat, (16/6/2023).
Selamat siang KPK RI.
— Geisz Chalifah (@GeiszChalifah) June 15, 2023
Formula E sudah di audit BPK kesimpulannya layak dilaksanakan. Yg rugi itu Mandalika, KPK bukan lembaga pilah pilih. pic.twitter.com/ILSrOEEjqW
Sebelumnya, Direktur Utama InJourney, Dony Oskaria mengatakan bahwa event WSBK mengalami kerugian besar dibanding MotoGP.
Baca Juga: WSBK dan MotoGP di Mandalika Rugi, Gus Umar: Kalau Anies yang Gelar, Pasti Habis Dirujak
Pendapatan yang berasal dari event MotoGP mampu menutupi biaya operasionalnya. Walaupun dianggap lebih menarik daripada WSBK, tidak menutup fakta bahwa MotoGP juga membuat MGPA mengalami kerugian.
Dony juga menjelaskan, WSBK dianggap tidak menarik sehingga sulit mendapatkan sponsor yang mampu menutupi kerugian ajang ini. Karena hal inilah, Dony mengajukan negosiasi agar menghilangkan WSBK dalam daftar event di Mandalika.
Selain itu, InJourney juga mengajukan Penyertaan Modal Negara (PNM) sebesar Rp1,05 triliun untuk membayar utang jangka pendek sebesar Rp1,2 triliun yang ditanggung MGPA karena kerugian event WSBK.