Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta jajarannya untuk mengevaluasi program sumur resapan yang diketahui telah merusak jalan.
"Kami instruksikan kepada OPD terkait, seperti Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk secepatnya mengevaluasi pekerjaan para kontraktor dalam membangun drainase vertikal," ujarnya, pekan lalu.
Bahkan, Anies memitna agar kontraktor yang mengerjakan sumur tersebut untuk bertindak transparan.
Baca Juga: Pakar Sebut Anies Baswedan Terlalu Ngawur Bangun Sumur Resapan: Gubernur Nggak Punya Rencana Induk
“Kontraktor yang mengerjakan sumur resapan perlu diinfokan secara transparan agar publik mengetahuinya dan ikut mengawasi pembangunan drainase vertikal yang sedang berjalan maupun drainase vertikal yang sudah beroperasi,” terangnya.
“Poinnya adalah agar drainase vertikal (sumur resapan) berfungsi dengan optimal dalam mengatasi banjir/genangan serta tidak membahayakan kepentingan umum seperti pengguna jalan,” pungkas Anies.
Kontan saja, Mantan Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean merespons permintaan Anies kepada anak buahnya.
Menurut dia, Anies kurang memperhatikan pengawasan di lapangan saat proyek itu tengah dikerjakan.
“Sudah dipuji-puji buzzer, sdh dibesar2kan sbg prestasi, ujung2nya diakui bernasalah dgn meminta evaluasi kontraktor. Kemana pengawasan lapangan saat bekerja?” cuitnya, dalam akun Twitternya, seperti dilihat, Selasa (7/12/2021).