Habis Terima Tawaran Jadi ASN Polri, Denny Siregar Sindir Novel Baswedan Lagi

Habis Terima Tawaran Jadi ASN Polri, Denny Siregar Sindir Novel Baswedan Lagi Kredit Foto: Instagram/Denny Siregar

Pegiat media sosial Denny Siregar menyindir mantan penyidik senior KPK Novel Baswedan yang menerima tawaran menjadi aparatur sipil negara (ASN) di Kepolisian.

Sebab dikabarkan, tak semua mantan pegawai KPK menerima tawaran menjadi ASN tersebut.

Dalam akun Twitter pribadinya, Denny menyandingkan dua lampiran foto berita dengan judul 'Eks Pegawai KPK Tata Khoiriyah Tolak Tawaran Jadi ASN Polri' dan 'Novel Baswedan Terima Tawaran Jadi ASN Polri!'.

"Terlihat mana yang punya prinsip dan mana yang pengen dapat slip. Jenggot doang panjang, hati mah "alah mak jangggg.."," tulisnya dari Twitter @Dennysiregar7 yang dikutip populis.id pada Selasa (7/12/2021).

Baca Juga: Setelah Gagal TWK, Novel CS Terima Tawaran Jadi ASN Polri

Denny sebelumnya juga sempat membuat cuitan dengan nada sindiran. Namun, dalam cuitannya ini tak menyebut siapa yang ia maksudkan.

Akan tetapi, banyak netizen langsung memahami jika yang dimaksud Denny berkaitan dengan Novel Baswedan cs.

“Gak lolos tes, ngamuk-ngamu, demo, caci maki, tapi pas ditawarin untuk kerja lagi menerima dengan senang hati. Itu namanya apa ya?” tulisnya.

Sebagaimana diketahui, Novel Baswedan mengaku dirinya dan sejumlah  eks pegawai KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan di era kepemimpinan Firli Bahuri menerima tawaran sebagai aparatur sipil negara atau ASN Polri.

Novel mengatakan hal itu usai menghadiri   undangan sosialisasi Peraturan Polri atau Perpol Nomor 15 Tahun 2021 tentang pengangkatan khusus 57 eks pegawai KPK sebagai ASN Polri di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (6/12/2021).

Baca Juga: Firli Klaim Kinerja KPK Membaik, Novel Baswedan: Ketika Orang Berbohong, Selanjutnya...

"Ya saya posisi menerima," kata Novel.

Novel mengemukakan sebagian besar eks pegawai KPK yang dinilai tak lolos tes wawasan kebangsaan di era kepemimpinan Firli Bahuri menerima tawaran ini. Namun, Novel tak menyebut jumlah pasti dari mereka.

"Pada dasarnya yang saya ketahui sebagian besar di antara kami kemudian memiliki menerima," ujarnya.

Adapun, sebanyak 52 dari 57 eks pegawai KPK hadir memenuhi undangan Polri hari ini. Satu di antaranya tidak hadir lantaran meninggal dunia.

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini