Sindir JIS Habiskan Dana PEN, Eh Taunya Harus Direnovasi, PSI Dinyinyir: Bukannya Cari Simpati Rakyat Biar Lolos, Malah Fitnah…

Sindir JIS Habiskan Dana PEN, Eh Taunya Harus Direnovasi, PSI Dinyinyir: Bukannya Cari Simpati Rakyat Biar Lolos, Malah Fitnah… Kredit Foto: Instagram/DedekPrayudi

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi menyinggung Jakarta International Stadium (JIS) yang dinilai telah menghabiskan anggaran dari dana pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Pasalnya, JIS rencananya akan direnovasi untuk memenuhi standar.

“Udah uang PEN dipake untuk gagah?2;an bikin stadion megah,” cuitan Dedek Uki dalam akun Twitter-nya dilansir Populis.id, Sabtu (1/7/2023). 

“Eh si stadion harus direnovasi dulu bahkan sebelum pernah dipakai sekalipun untuk pertandingan kompetitif,” sambungnya.

Mengenai hal itu, Dedek Ui mengutip pernyataan dari Tokoh Amerika Serikat Benjamin Fraklin, yang menyebut bahwa jika kamu gagal merencanakan, kamu merencanakan kegagalan.

“Jadi inget quote pak Franklin, ‘if you fail to plan, you plan to fail’,” ucapnya.

Lantas saja cuitan Wasekjen PSI itu mengundang warganet untuk berkomentar. Ada warganet bahkan yang mengingatkan PSI untuk mencari simpati rakyat, bukan malah memfitnah orang lain yang tak disukai.

Partai Guren ini, bukannya mencari simpati rakyat supaya bisa lolos ke Senayan 2024, malah memfitnah orang lain yg tdk dia suka,” ucap akun @as_siglie.

Baca Juga: Dengerin Nih Ade Armando: Nggak Usah Larang Anies Jadi Presiden, Dia Itu Sama Seperti Ganjar dan Prabowo!

Nggak usah gitulah, kolaborasi aja kenapa sih, tinggal di renovasi, perbaiki yang kurang lalu gunakan, kenapa harus ada atensi menjatuhkan, lagian yg di renov juga bukan semuanya. Bisa nggak saling sokong. Politik membuat kalian saling maki, memuakan,” kata yang lain @arkaatmaja7.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan agar JIS direnovasi sesuai standar.

Jokowi ingin JIS sesuai standar jelang Piala Dunia U-17. JIS masuk ke dalam calon tempat pertandingan Piala Duni U-17, karena Stadion Utama Gelora Bung Karno dipakai untuk menggelar konser Coldplay di waktu yang sama.

Terkait

Terkini