Pegiat media sosial, Yusuf Dumdum turut memberikan pendapat terkait polemik Jakarta Internasional Stadium (JIS) jelang gelaran Piala Dunia U-17 2023. Diketahui, JIS merupakan salah satu warisan era kepemimpinan Anies Baswedan.
Yusuf Dumdum kecewa dengan akses area parkir JIS menuju lobby, karena menurutnya seolah mirip dengan gedung parkir pusat perbelanjaan. Terlebih, pembangunan JIS telah menghabiskan anggaran hingga Rp 4,5 triliun, 80 persen dananya dari pemerintah pusat.
"Membangun JIS 4,5 Triliun 80 persen dananya ngutang dr pemerintah pusat, tapi parkir gedung pemain menuju Lobby disamakan kek gedung parkir masuk mall," tulis Yusuf Dumdum melalui akun Twitter pribadinya, Senin, (3/7/2023).
Membangun JIS 4,5 Triliun 80 persen dananya ngutang dr pemerintah pusat, tapi parkir gedung pemain menuju Lobby disamakan kek gedung parkir masuk mall.
— Dumdum (@yusuf_dumdum) July 3, 2023
Padahal bus pemain bola internasional biasanya lebih besar ukurannya dari bus yg ada dlm video ini. Ya kecuali jika pemain… pic.twitter.com/yvJkpSxSxw
Dalam cuitannya, ia juga mengunggah sebuah video yang menampilkan sebuah bus susah payah memasuki area gedung. Dalam video itu bertulisan narasi "Begini sulitnya bus pemain memasuki area parkir gedung menuju lobby stadion JIS".
Padahal menurut loyalis Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut, ukuran bus pemain sepak bola internasional biasanya lebih besar. Ia pun heran lantaran ada pihak yang tak terima JIS dikritik.
"Padahal bus pemain bola internasional biasanya lebih besar ukurannya dari bus yg ada dlm video ini. Ya kecuali jika pemain masuknya pakai angkot atau jalan kaki. Trus yg begini dikritik gak trima dan masih ngotot klaim JIS melebihi standar FIFA," paparnya.