Sebuah video yang menarasikan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh pamit mundur hingga membuat Koalisi Perubahan pecah dan Anies Baswedan batal jadi presiden beredar di salah satu media sosial Youtube.
Kabar tersebut diunggah oleh akun Youtube BENTENG ISTANA yang diberikan judul, “GEMPAR!! SURYA PALOH PAMIT MUNDUR, TANGIS KOALISI PECAH ANIES BATAL JADI PRESIDEN 2024.”
“SURYA PALOH PAMIT MUNDUR, TANGIS KOALISI PECAH, NASDEM BATAL DUKUNG ANIES,” tulis disampul video.
Video tersebut seolah-olah menarasikan Koalisi perubahan pecah usai Surya Paloh menyatakan mundur.
Setelah menonton video yang berdurasi 8 menit 3 detik itu, tidak ditemukan tayangan Koalisi Perubahan pecah usai Surya Paloh pamit mundur. Tidak juga ditemukan tayangan Anies Baswedan batal menjadi presiden 2024.
Dalam video narrator hanya menyampaikan pandangan mengenai Anies yang diprediksi sulit mendapatkan tiket capres. Hal tersebut karena kondisi Anies yang bukan merupakan kader partai dan bukan ketua umum parpol. Selain itu, Koalisi Perubahan yang rentan gagal, karena ada beberapa indikasi keretakan muncul dan tentu membuat khawatir Anies. Seperti internal Koalisi terjadi konflik antara Nasdem dan Demokrat. Masalah penentuan cawapres telah menjadi bahasan panas bagi kedua parpol. Kemduian adanya rekonsoliasi antara Demokrat dan PDIP. Seperti Puan dan AHY bertemu.
Dengan demikian, isi dan judul video tidaklah sesuai. Video yang menarasikan Koalisi Perubahan pecah usai Surya Paloh menyatakan mundur dan Anies Baswedan batal nyapres itu adalah tidak benar atau hoaks. Faktanya, tidak ada informasi atau pernyataan resmi atas klaim terkait.