Bakal calon presiden usungan Koalisi Perubahan Anies Baswedan mengaku koalisi partai politik yang mengusung dirinya maju pada Pilpres 2024 adalah satu-satunya koalisi yang paling minim modal jika dibandingkan dengan capres lain.
Meski bertempur dengan modal pas-pasan pada perhelatan akbar itu, namun Anies Baswedan optimis dapat melewatinya, sebab bagi berperang di Pilpres bukan semata-mata soal logistik, tapi yang lebih utama adalah gagasan dan daya intelek. Untuk dua poin terakhir eks Gubernur DKI Jakarta itu mengaku jauh lebih unggul ketimbang calon lain.
“Sekarang kita siapkan amunisinya. Spiritual, intelektual. Tentu saja harus ada material. Siapkan itu. Sehingga nanti ketika masuk fase perjuangannya cukup amunisi di tangan kita. Dan amunisi ini jangan dibayangkan sebagai material saja,” kata Anies Baswedan dalam pidatonya di Bimtek Bacaleg PKS se-Sulsel, di Hotel Claro Makassar, Kamis, (13/7/2023).
“Justru kita sering menyaksikan keberhasilan-keberhasilan itu tidak ditentukan oleh besarnya materil. Dan kita memang betul kalau ditakar, ukuran materialnya, material kita termasuk yang paling kecil. Tapi semangat spiritual, intelektual, rasanya kita dominan di tempat itu,” tambahnya.
Selain itu, kata Anies Baswedan, hal yang tak kalah penting dalam menghadapi sebuah pertempuran adalah kemampuan membaca situasi dan kondisi serta memprediksi kemungkinan yang terjadi ke depan. Untuk itu dia meminta semua pendukungnya bekerja secara militan menelaah isu-isu yang muncul belakangan ini untuk memetahkan kemungkinan yang terjadi.
“Kami berharap semua isu yang muncul, yang kemarin diformatkan sebagai bahan untuk memprediksi kemunculan ke depan. Sehingga ketika muncul apapun kita sudah tahu apa yang harus dikerjakan. Kami berharap melalui forum-forum seperti bimtek ini bisa menghasilkan bahan-bahan untuk bekal perjalanan ke depan. Ini juga disebut sebagai amunisi tadi. Jadi masalah-masalah apapun itu bisa dijangkau atau bisa diselesaikan dengan baik,” tuturnya.