Alamak! Putra Jokowi Kaesang Pangarep Ikut Diseret di Kasus Korupsi BTS, Proyeknya Bareng Menpora Dito Dibongkar Habis-habisan!

Alamak! Putra Jokowi Kaesang Pangarep Ikut Diseret di Kasus Korupsi BTS, Proyeknya Bareng Menpora Dito Dibongkar Habis-habisan! Kredit Foto: (YouTube/Kaesang Pangarep by GK Hebat)

Putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep ikut diseret dalam kasus korupsi pengadaan tower Base Transceiver Station (BTS) 4G Kementerian Komunikasi dan Informatika yang disinyalir merugikan negara hingga Rp8 triliun. 

Rumor keterlibatan Kaesang dimulai ketika akun Twitter @hc_poirot menyebut Kaesang dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo memiliki kedekatan. Keduanya disebut sedang mengerjakan sebuah proyek bersama. Dito sendiri diduga mengembalikan uang sebesar Rp27 miliar yang diduga berkaitan dengan kasus BTS.

Baca Juga: Pamer JIS di Hadapan Orang-orang Penting, Anies Baswedan: Rumputnya Nggak Kelihatan Tuh

Terkait hal itu analis Sosial Politik, Ubedilah Badrun, mengatakan dugaan keterlibatan putra kepala negara itu adalah sebuah dugaan yang wajar, sebab dia memang memiliki kedekatan dengan Menpora Dito yang juga diduga terlibat dalam kasus ini. 

“Kalau ada analisis bahwa kemungkinan itu Dito sangat dekat dengan Kaesang dan Kahiyang dijadikan instrumen untuk menghentikan kasus, itu ada rasionalnya,” ujar Ubedilah dilansir Jumat (14/7/2023).

Untuk memastikan benar tidaknya keterlibatan Kaesang dalam kasus ini Ubedilah lantas mendesak Kejaksaan Agung segera turun tangan melakukan pengusutan, bila perlu penanganan kasus ini melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi. 

“Saya melihat ini kasus karena sangat besar ya Rp8 triliun, mestinya KPK juga intervensi. KPK harus terlibat. Kejaksaan harus serius untuk membongkar,” ujar Ubedilah.

Sebelumnya, Pengacara Direktur PT Solitech Media Synergi Irwan Hermawan, Maqdir Ismail, mengatakan ada seseorang yang mengembalikan uang sebanyak Rp27 miliar kepada kliennya.

Uang tersebut diduga merupakan bagian dari aliran duit korupsi BTS 4G di Kemkominfo. Maqdir mengatakan bahwa pihak yang mengembalikan uang tersebut adalah pihak swasta.

Namun, Irwan menyebut nama Dito ketika memberikan kesaksiannya. Irwan mengaku kepada penyidik bahwa dirinya memberikan Rp27 miliar pada November-Desember 2022 kepada Dito.

Tujuannya yaitu untuk meredam pengusutan perkara proyek BTS ini oleh Kejaksaan Agung. Saat Irwan menyerahkan uang tersebut, Dito masih menjabat sebagai staf khusus Kementerian Koordinator Perekonomian.

Baca Juga: Pede Abis! Anies Ngaku Jadi Satu-satunya Capres dengan Modal Paling Minim, tapi Paling Intelek dari Prabowo dan Ganjar

Baca Juga: Sahabat Super Bakal Kaget, Mario Teguh Diduga Jadi Pelaku Kriminal, Korban ‘Dimotivasi’ Supaya Rajin Keluarin Duit, Rp5 Miliar Lenyap!

Namun, Dito tidak menjelaskan secara gamblang perihal isu penerimaan uang Rp27 miliar tersebut saat dimintai konfirmasi usai diperiksa Kejagung pada Senin (3/7/2023).

“Ini terkait tuduhan saya menerima Rp27 miliar di mana tadi saya sudah saya sampaikan apa yang saya alami. Ini untuk materi detailnya lebih baik pihak berwenang yang menjelaskan,” kata Dito.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover