Ustaz Abdul Somad Disambut Istimewa oleh PM Malaysia, Tiba-tiba Anies Baswedan Dicolek: Belum Ada yang Ngelirik Harta Karun Ini?

Ustaz Abdul Somad Disambut Istimewa oleh PM Malaysia, Tiba-tiba Anies Baswedan Dicolek: Belum Ada yang Ngelirik Harta Karun Ini? Kredit Foto: Instagram/Ust Abdul Somad

Pegiat media sosial, Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menyebut figur Ustaz Abdul Somad (UAS) merupakan lumbung suara DKI Jakarta, Sumatera, hingga Kalimantan.

Hal ini disampaikan Dokter Tifa, menyusul perlakuan istimewa yang diberikan oleh Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim kepada UAS ketika tiba di Malaysia.

"UAS ini harta Karun suara DKI Jakarta, JawaBarat, All Sumatera, dan Kalimantan," tulis Dokter Tifa melalui akun Twitter pribadinya, dikutip Populis.id pada Jumat, (14/7/2023).

Terlebih, kata dia, apabila UAS memperoleh restu dari Habib Rizieq Shihab (HRS) potensi perolehan suara tersebut bisa bertambah. Ia pun mencoleh mencolek bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan.

Baca Juga: Mengejutkan! Refly Harun: Demokrat Legowo Berikan Posisi Cawapres ke Gatot Nurmantyo, Anies Bisa Menang tapi...

“Apalagi kalau beliau dapat restu HRS. Belum ada yang melirik harta karun ini? Colek pak Haji @aniesbaswedan,” ujarnya.

Diketahui, Ustaz Abdul Somad (UAS) disambut istimewa ketika tiba di Malaysia. Ia disambut langsung oleh Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim. Momen penyambutan itu dibagikan Anwar Ibrahim melalui akun Twitter pribadinya. 

“Hari ini saya menerima kunjungan Ustaz Abdul Somad Batubara, pendakwah yang berasal dari Sumatera Utara, Republik Indonesia yang juga dalam rangka siri ceramah di Malaysia minggu ini,” tulisnya dikutip Populis.id pada Kamis, (13/7/2023).

Ia mengatakan, dalam pertemuan ini membahas dinamika dakwah dan isu-isu agama yang merentas sempadan alam Melayu.

Baca Juga: Pilih GBK Ketimbang JIS untuk Apel Siaga Perubahan, Apa Alasan Nasdem?

“Saya hargai usaha dakwah Ustaz Abdul Somad yang aktif khususnya di alam Melayu. Sesungguhnya para da'ie dan ulama di alam Melayu ini saling mendukung dan melengkapi pemerintahan umara' sejak sekian lama,” katanya.

Menurutnya, peranan ulama Melayu seperti Syeikh Daud al-Fatani, Syed Abdul Samad al-Falimbani, Raja Ali Haji dan Buya Hamka punya hikmah, kedalaman ilmu, dan berani dalam melaksanakan dakwah telah menyumbang kepada perjuangan melawan penjajah serta benteng kepada akidah umat di rantau ini.

Terkait

Terkini