Loyalis garis keras Presiden Joko Widodo, Denny Siregar ikut mengomentari pelantikan pendiri sekaligus ketua sukarelawan Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) menggantikan posisi Johnny G Plate yang didepak baru-baru karena kasus korupsi pengadaan tower BTS 4G.
Alih-alih mendukung Budi Arie menjadi Menkominfo, sebagai sesama loyalis Jokowi Denny Siregar justru menyindir menyindir yang bersangkutan. Secara tak langsung Denny menyebut Budi Arie adalah orang rakus jabatan, sebab posisi Menkominfo sudah ditolak banyak pihak lantaran hanya menjabat setahun saja.
“Akhirnya jadi Menteri juga, sesudah banyak yang nolak posisi Menkominfo karena cuman setaun doang,” Kata Denny dalam sebuah cuitan di akun twitternya dilansir Populis.id Senin (17/7/2023).
Dapat dipahami, Denny Siregar tampak kesal dengan Budi Arie, sebab yang bersangkutan tak tegak lurus dengan Jokowi soal dukungan kepada calon presiden di Pilpres 2024 mendatang.
Budi Arie dan Projo sudah mengumumkan secara terbuka bakal mendukung Prabowo Subianto, sementara loyalis Jokowi yang lainnya mendukung Ganjar Pranowo.
Sepak Terjang Budi Arie
Pendiri sekaligus Ketua Umum (Ketum) Projo Budi Arie Setiadi dilantik Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).
Budi Arie didapuk menjadi Menkominfo menggantikan Johnny G Plate yang dinonaktifkan beberapa lalu buntut korupsi pengadaan tower BTS 4G yang disinyalir merugikan negara hingga Rp8 T. Budi Arie dilantik Jokowi di Istana Presiden Senin (17/7/2023).
Budi Arie Setiadi sendiri bukan orang baru di kabinet Presiden Jokowi, sebelumnya dia sempat dipercaya sebagai sebagai Wakil Menteri Desa (Wamendes) PDTT.
Tak hanya di pemerintahan Budi Arie juga sudah malang melintang di dunia politik Tanah Air.
Dia pernah menjabat sebagai wakil Kepala Balitbang PDI Perjuangan DKI Jakarta pada periode 2005-2010. Dia juga sempat menjabat sebagai Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta.