Presiden Joko Widodo angkat bicara merespons pernyataan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh yang mengkritik keras gagasan revolusi mental. Di mana Surya Paloh menilai Revolusi mental adalah gagasan yang cuma omong doang alias omdo. Baginya gagasan itu gagal total dan mandek sampai sekarang.
Kepala Negara tak mau panjang lebar menanggapi pernyataan Surya Paloh, namun dia memastikan semua program yang belum tereksekusi dengan baik bakal dituntaskan di sisa masa jabatannya yang tinggal setahun lagi.
"Semua program yang belum maksimal, dimaksimalkan," kata Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta dilansir Selasa (18/7/2023).
Sebagaimana diketahui, Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh menilai gagasan Revolusi Mental yang digaungkan Jokowi belum maksimal. Apalagi dalam waktu dekat, tepatnya satu bulan ke depan, usia negara Indonesia akan menginjak 78 tahun.
Namun sayangnya, apa yang diinginkan oleh bangsa Indonesia hingga saat ini belum mencapai target.
"Sayang seribu kali sayang, harapan belum menjadi kenyataan. Apa yang harus berani yang kita nyatakan, menjelang 78 tahun kemerdekaan Bangsa yang kita miliki," ujar Surya Paloh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Minggu, (16/7/2023).
Partai NasDem sempat menggantungkan harapan yang tinggi soal Revolusi Mental kepada Presiden Jokowi selama dua kali pemilihan. Akan tetapi hingga saat ini, menurut Surya Paloh, revolusi mental yang diharapkannya kepada Presiden Jokowi belum menjadi kenyataan.
"Kita memberikan dukungan yang totalitas. Kenapa? karena kita mempunyai keyakinan dengan konsepsi gagasan dan pemikiran yang sama dengan apa yang kita miliki," ujar Surya Paloh.
"Logika kita, menyatakan kita yakin progres perjalanan kemajuan kita berbangsa dan bernegara, akan jauh lebih hebat seperti apa yang kita harapkan,” lanjutnya.