Hasto PDIP Sebut Surya Paloh Ngalor Ngidul Sendiri di Dalam GBK: Wong Pas Pidato Pesertanya Udah Cabut Semua!

Hasto PDIP Sebut Surya Paloh Ngalor Ngidul Sendiri di Dalam GBK: Wong Pas Pidato Pesertanya Udah Cabut Semua! Kredit Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyentil keras ketua umum Partai NasDem Surya Paloh yang mengkritik program revolusi mental besutan Presiden Joko Widodo. 

Dimana Surya Paloh menyebut program itu hanya sebatas omong doang alias omdo karena mandek sampai sekarang. Hal itu disampaikan Surya Paloh dalam pidatonya di acara konsolidasi akbar Partai NasDem yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta Pusat Minggu (16/7/2023). 

Baca Juga: Surya Paloh Umbar Kekuatan, NasDem Parpol Besar yang Ogah Diinjak-injak, Eh… Kurang dari 1 x 24 Jam Diinjak Beneran Sama Jokowi, Eng-Ing-Eng

Hasto lantas menyinggung pidato Surya Paloh yang ternyata disampaikan saat GBK sudah nyaris kosong karena peserta konsolidasi akbar itu sudah cabut duluan. 

"Menyampaikannya, kan, ketika pesertanya pada pergi. Jadi, pesertanya sudah pergi kalau dilihat monitoringnya," kata Hasto kepada wartawan Selasa (18/7/2023).

Tidak hanya menyindir pidato Surya Paloh yang tak didengar para kadernya sendiri, Hasto melontarkan sindiran keras dengan menyebut revolusi mental gagasan Jokowi memang mengalami berbagai hambatan karena ada pihak-pihak yang saat itu mau menyalahgunakan kekuatan politik untuk mengintervensi Jaksa Agung dalam berbagai kasus hukum.  Hasto tak menyebut nama siapapun. 

"Salah satu aspek revolusi mental mengalami hambatan karena saat itu ada yang menyalahkan hukum melalui Jaksa Agung sebagai instrumen kekuasaan," tegas Hasto.

Ketimbang sibuk mengeritik, Hasto lantas meminta Surya Paloh untuk mengintropeksi diri, jangan sampai kritik yang disampaikan justru menampar pipinya sendiri. 

Baca Juga: Revolusi Mental Disebut Gagasan Gagal dan Cuma Omong Doang, Hei… Surya Paloh, Pasang Kuping Baik-baik, Kata-kata Jokowi Jelas Banget!

Baca Juga: Doa Anies di GBK Panjang dan Kencang Sambil Minta Rumah Gratis ke Tuhan, PKS: Sama Persis Kayak Janjinya!

"Seharusnya sebelum menyampaikan kepada publik, melakukan auto-kritik terlebih dahulu, melihat ke dalam, dan itulah yang biasa dilakukan oleh PDI Perjuangan," kata Hasto.

"Ya, sebaiknya daripada memukul air di dulang, terpercik muka sendiri. Ya, lebih baik kalau menyampaikan kepada masyarakat itu harus disertai suatu kajian yang objektif," tambahnya memungkasi. 

Terkait

Terkini