Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi kembali koar-koar menyatakan ketidaksetujuan soal wacana pengangkatan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi Direktur Utama Pertamina. Isu Ahok bakal diangkat jadi bos di perusahaan pelat merah itu sudah mulai mengemuka dalam satu dua hari belakangan ini.
Muslim mengatakan, jika pemerintah tak mengurungkan niatnya mengangkat Ahok menjadi Dirut Pertamina, maka BUMN ini bakal menjadi bulan-bulanan masyarakat, hal ini jelas berpengaruh pada kinerja Pertamina, semua programnya kata Muslim bisa mandek karena mereka tidak akan fokus bekerja.
Baca Juga: Cak Imin Cari-cari Surya Paloh dan PKS di Acara PKB, Sentilannya Bikin Presiden Jokowi Ngakak!
"Pertamina akan diserang sebagai BUMN yang dipimpin mantan narapidana penista agama. Pertamina akan abis energi untuk urusan lindungi dirutnya," kata Muslim kepada wartawan Senin (24/7/2023).
Sehingga kata Muslim, Pertamina tidak bisa lagi fokus mengurusi program-program terkait kesejahteraan rakyat dan program lainnya untuk memajukan Pertamina.
"Lagian mantan napi jabat Dirut ini pelanggaran moral maupun etika. Lagi pula apa sih prestasi dan hebat Ahok selama jadi pejabat? Baik di DKI maupun Komut Pertamina, tidak ada prestasi dan hanya mulut comberan," tegas Muslim.
Muslim pun merasa heran jika Menteri BUMN, Erick Thohir mau mempromosikan Ahok sebagai Dirut Pertamina.
Baca Juga: Batal Gugut Mahfud MD Rp5 Triliun Panji Gumilang Malah Perkarakarakan Ridwan Kamil, Astaga!
Baca Juga: Panji Gumilang Bikin Pemerintah Tak Berkutik, Anwar Abbas Blak-blakan Soal Bekingan Asing, Nah Loh!
“Manusia cacat moral karena nista agama kok mau dipakai? Erick akan dianggap punya agenda tersembunyi jika ngotot mau jadikan Ahok Dirut Pertamina," pungkas Muslim.