Dear Opung Luhut, AHY Memang Kampungan, tapi Dia Nggak Obral Negara Pakai Alibi Murahan Demi Mengeruk Kekayaan Alam, Camkan Itu!

Dear Opung Luhut, AHY Memang Kampungan, tapi Dia Nggak Obral Negara  Pakai Alibi Murahan Demi Mengeruk Kekayaan Alam, Camkan Itu! Kredit Foto: Aprillio Akbar

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief marah besar atas pernyataan  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan yang baru-baru menyebut  Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kampungan dan sok tahu. 

Kesal dengan pernyataan Luhut, Andi Arief lantas menyindir balik, dia menyebut kampuang nan jauh lebih terhormat ketimbang berlagak kekotaan tapi justru mengobrol dengan negara dengan harga murah meriah. Pancasila juga ikut dijual dengan berbagai alibi yang membodohi masyarakat.  

Baca Juga: Mendidih Dengar AHY Dikatain Kampungan Sama Opung Luhut, Andi Arief: Dia Nggak Pernah Menjual Negara Demi Mengeruk Kekayaan Alam!

“Kami memang kampungan, tapi gak menjual negara dengan murah. Atas nama kaum kekotaan menjual Pancasila untuk mengeruk kekayaan alam. Alibi murahan,” kata  Andi Arief kepada wartawan Senin (24/7/2023).

Senada,Deputi Isu dan Narasi Bakomstra Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana juga melontarkan kritik yang tak kalah pedas. Menurut  Panca, Luhut jelas alergi dengan  perubahan lantaran saat ini hidupnya sangat enak, Luhut sekarang ini kata Panca memiliki bisini yang sudah menggurita di mana-mana, jadi wajar saja dia ngotot agar tak ada perubahan di negara ini. 

“Mungkin Anda tak butuh perubahan pak Luhut. Karena jabatan Anda terlalu banyak. Bisnis Anda terlalu enak. Hidup Anda terlalu lemak,” kata Panca, Senin, (24/7/2023).

Baca Juga: Batal Gugat Mahfud MD Rp5 Triliun Panji Gumilang Malah Perkarakarakan Ridwan Kamil, Astaga!

Baca Juga: Blak-blakan Sebut Ganjar Nggak Bakal Jadi Presiden Gegara PDIP, Ade Armando Dilabrak Ferdinand Hutahaean: Dasar Caleg Genit!

Dia lalu mengungkit pernyataan Luhut yang menyebut Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kampungan.

“Buat kami yang kampungan ini perubahan itu penting dan perlu. Iya nggak sih?,” tandasnya.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terkini