Politikus Demokrat Akui Omongan Luhut ke AHY Soal Kampungan tapi Nggak Jual Negara...

Politikus Demokrat Akui Omongan Luhut ke AHY Soal Kampungan tapi Nggak Jual Negara... Kredit Foto: Taufik Idharudin

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat, Andi Arief merespon pendapat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan yang menyindir Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kampungan terkait upaya penjegalan Anies Baswedan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Hal itu disampaikan Andi Arief melalui akun Twitter pribadinya pada Minggu, (23/7/2023). Meskipun tidak secara jelas cuitan itu ditujukkan kepada siapa, namun diduga pesan Andi Arief itu diperuntukan untuk merespon pernyataan Luhut yang menyindir AHY.

Dalam cuitan Andi Arief, ia mengakui sebagai kampungan namun tidak menjual sebuah negara dengan harga yang murah. 

“Kami memang kampungan, tapi gak menjual negara dengan murah. Atas nama kaum kekotaan menjual Pancasila untuk mengeruk kekayaan alam. Alibi murahan,” tulis Andi Arief.

Sebelumnya, Luhut menilai pernyataan AHY yang mengatakan ada upaya penjegalan Koalisi Perubahan untuk Persatuan yang mengusung Anies sebagai pernyataan kampungan.

Baca Juga: Kader PSI Nanya ke Ganjar Hukuman Bagi Orang yang Suka Nonton Bokep, Haji Giring Langsung Kena Colek: Asal Rekrut atau Gimana?

Luhut memastikan Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak akan menjegal calon tertentu agar tidak bisa mengikuti Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Karena, menurut Luhut, Jokowi adalah seorang yang demokratis.

"Presiden itu bukan seperti yang dibilang Agus Yudhoyono tadi. Enggak betul sama sekali itu, saya jamin kalau itu. Saya kan perwira, kalau itu saya jamin enggak ada, jadi enggak usah bikin bicara-bicara, kampungan itu menurut saya," kata Luhut dalam sebuah program televisi nasional, Kamis, (20/7/2023).

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover