Anies Bakal Ubah Indonesia Seperti DKI Jakarta, Omongan Loyalis Menggelegar hingga Singgung Parpol yang Berupaya Menipu Rakyat, Siapa Dia?

Anies Bakal Ubah Indonesia Seperti DKI Jakarta, Omongan Loyalis Menggelegar hingga Singgung Parpol yang Berupaya Menipu Rakyat, Siapa Dia? Kredit Foto: Instagram/Musni Umar

Mantan Rektor Universitas Ibnu Chaldun Musni Umar menilai bakal calon presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan akan mengubah Indonesia seperti DKI Jakarta jika nantinya menang dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Musni mengatakan saat ini momen yang ditunggu, yaitu hasil dari Pemilu 2024.

“Dunia usaha wait and see menghadapi pemilu 2024. Mereka menunggu hasil pemilu 2024,  tidak mau melakukan investasi kecuali di pasar modal. Mereka khawatir ada perubahan pasca pemilu 2024,” cuit Musni dalam akun Twitter-nya dilansir Populis.id, Senin (24/7/2023).

Loyalis Anies itu menegaskan dirinya begitu yakin jika mantan Gubernur DKI Jakarta itu tak akan melakukan kebijakan secara drastic apalagi melakukan politik bumi hangus.

“Merespon kekhawatiran tersebut, Anies Baswedan, bakal calon Presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan,  berdasarkan pengalaman selama 5 (lima) tahun memimpin DKI Jakarta, saya yakin tidak akan melakukan kebijakan secara drastis apalagi melakukan politik bumi hangus,” katanya.

Ia juga mencontohkan seperti, Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang digagas dan dijalankan Jokowi dan Ahok pada saat memimpin DKI Jakarta, karena dinilai baik dan sangat bermanfaat bagi warga Jakarta, Anies Baswedan tingkatkan dan perluas penerimanya termasuk anak-anak warga DKI yang belajar di sekolah agama dan pesantren yang diberi nama KJP Plus. Begitu juga Kartu Jakarta Sehat (KJS Plus).

Baca Juga: Prabowo Terancam Gagal Nyapres Gegara Cak Imin Maju Jadi Capres, Benarkah?

“Selain itu, Jakarta Internasional Stadium (JIS) yang dirintis pembangunannya, jika tidak salah sejak Gubernur Fauzi Bowo sampai Jokowi dan Ahok, Anies Baswedan bangun dengan sangat megah dan berstandar internasional (FIFA) Plus,” kata Musni.

Lalu, ia juga sempat menyinggung kembali ucapan Anies yang selalu dilontarkan, yaitu jika diberikan amanah memimpin Indonesia, akan memberikan titik perhatian pada pelaksanaan keadilan sosial.

Menurutnya, masalah keadilan sosial, sejak Orde Baru sampai Orde Reformasi, harus diakui minus dalam pelaksanaannya. Padahal, kata Musni, masalah keadilan merupakan sila ke-2 dan sila ke-5 dari Pancasila.

Menurutnya, semua undang-undang dan kebijakan serta implementasinya harus selalu mendasarkan teknokratis, kesetaraan dan keadilan bagi semua. Memberi perhatian pada keadilan tidak akan mengecilkan yang besar. Membesarkan yang kecil tidak akan mengecilkan yang besar, karena yang besar diperlukan untuk menghela dan mempercepat kemajuan Indonesia.

Baca Juga: Heru Budi Ubah Jak Lingko Jadi Mikrotrans, Loyalis Anies Naik Darah: Kampungan, Itu Punya Arti, Begini Konyolnya Kalau Pemimpin Norak!

Ia juga menegaskan bahwa potret kemajuan Jakarta di era Anies akan tergambar di seluruh Indonesia.

“Oleh karena itu, beri amanah kepada Anies Baswedan untuk memimpin Indonesia dalam pemilu 2024, insya Allah kita akan saksikan Indonesia seperti DKI Jakarta, yang maju, adil, setara, tidak ada diskriminasi, damai dan berkembang demokrasi,” katanya.

Selain itu, ia juga menyinggung Parpol yang berupaya keras menyuarakan jika Anies Baswedan telah gagal memimpin DKI Jakarta.

“Tetapi mereka yang berakal sehat dan jujur dari dalam dan luar negeri selalu memberi apresiasi atas kesuksesan Anies Baswedan membangun DKI Jakarta hanya selama 5 (lima) tahun bukan 10 tahun seperti yang lain,” pungkasnya.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover