Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lewat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jakarta Propertindo (Jakpro) bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) langsung mengebut renovasi Jakarta International Stadium (JIS) setelah Federasi sepak bola internasional (FIFA) mengeluarkan rekomendasi.
Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Iwan Takwin mengatakan, saat ini pihaknya sudah memulai pengerjaan di beberapa bagian setelah melakukan survei pekan lalu. Bagian pertama yang menjadi sasaran renovasi adalah akses keluar masuk.
"Jadi akses-akses ke kawasan itu semua sekarang proses bertahap bahkan pintu yang di belakang itu mulai kita samakan levelnya sehingga nanti kita bersama sama dengan KAI kita koordinasi untuk lintas karena itu butuh izin. Jadi ada tiga (pintu). Sisi barat, utara, dan selatan," kata Iwan kepada wartawan Kamis (27/7/2023).
Tak hanya akses keluar masuk stadion, Jakpro dan PUPR juga sedang berkoordinasi untuk membangun jembatan penyeberangan orang (JPO) menuju JIS. Penambahan akes ini dimaksud agar tidak menimbulkan kesemrawutan lalu lintas di sekitar JIS ketika ada pertandingan, para penonton yang hendak ke JIS bisa melewati JPO tanpa harus menyeberang dan menggangu pengguna jalan. \
"Kalau jembatan penyebrangan itu sebagai fasilitas publik itu PUPR yang mengerjakan. Sekarang kami sudah bersama-sama memastikan kondisi di lapangan, sudah survei minggu kemarin. Kemudian lagi disusun untuk kemudian bisa dieksekusi," jelas Iwan.
Iwan melanjutkan, untuk bongkar pasang rumput di stadion utama diserahkan kepada PUPR. Saat ini pembongkaran rumput lama sudah masuk proses persiapan. Untuk perawatan dan pemeliharan rumput dan semua infrastruktur JIS setelah rampung direnovasi bakal serahkan PT Jakpro.
"Soal rumput kami berkoordinasi dengan PUPR yang sekarang skema yang dilakukan adalah mereka yang menyempurnakan. Kalau pengelolaan masih di Jakpro. Kalau pengerjaannya saat ini posisinya masih di PUPR,"tutupnya.