Kelakuannya Cuma Bikin Malu Partai, PDIP Blak-blakan Akui Kapok Punya Politisi Kayak Ibu Mega!

Kelakuannya Cuma Bikin Malu Partai, PDIP Blak-blakan Akui Kapok Punya Politisi Kayak Ibu Mega! Kredit Foto: Moehamad Dheny Permana

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengakui partainya sudah kapok mencalonkan kader seperti Cinta Mega untuk menjadi calon legislatif pada Pemilu mendatang, pasalnya tingkah laku minus Cinta Mega hanya mencoreng marwah partai.  Hasto memastikan pihaknya sudah tak lagi memberi tiket kepada yang bersangkutan pada Pemilu kali ini. 

Adapun Cinta Mega adalah seorang kader PDI Perjuangan yang juga anggota DPRD DKI Jakarta, dia telah dipecat DPD PDIP DKI dari anggota parlemen Kebon Sirih setelah tertangkap basah main judi slot lewat smartphonenya saat rapat Paripurna sedang berlangsung. 

Baca Juga: Akui Culik Aktivis, Prabowo Klaim Semua Sudah Kembalikan, Nasib 13 Orang yang Tak Pulang Dipertanyakan: Dikembalikan Apa Dikebumikan?

"Yang bersangkutan sebenarnya sudah tidak dicalonkan menjadi calon anggota legislatif pada periode yang akan datang," kata Hasto Kristiyanto kepada wartawan Jumat (28/7/2023). 

Hasto menyatakan perbuatan Cinta Mega di tengah sidang istimewa itu adalah sebuah perbuatan yang tak bisa  ditolerir. Itu adalah pelanggaran berat, jadi sanksi pencopotan dirinya dari anggota DPRD DKI Jakarta dirasa sudah setimpal. Itu untuk memberi  efek jerah kepada yang bersangkutan sekaligus sebagai  pelajaran untuk kader-kader lainnya. 

"Itu merupakan suatu pelanggaran yang berat yang seharusnya tidak boleh dilakukan," kata dia. Hasto menjelaskan, usulan pelanggaran berat dari DPD PDIP DKI nantinya juga akan diproses oleh DPP, khususnya bidang kehormatan yang diketuai oleh Komarudin Watubun.

Baca Juga: Curiga Anggaran Diselewengkan, Orangnya Ganjar Dukung Heru Budi Audit JIS: Jangan-jangan Kelebihan Bayar, Duitnya Masuk Dompet Kroninya Abas

Baca Juga: Akui Culik Aktivis, Prabowo Klaim Semua Sudah Kembalikan, Nasib 13 Orang yang Tak Pulang Dipertanyakan: Dikembalikan Apa Dikebumikan?

"Besok setelah pak Komar dateng akan ada suatu proses. yang jelas usulan dari DPD DKI sudah diterima oleh DPP partai tinggal proses melalui bidang kehormatan," pungkasnya.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover