Dapat 6 Sentilan dari Demokrat soal Kasus Rocky Gerung, Pak Jokowi Sebaiknya Segera Ditutup Saja Berbagai Polemiknya!

Dapat 6 Sentilan dari Demokrat soal Kasus Rocky Gerung, Pak Jokowi Sebaiknya Segera Ditutup Saja Berbagai Polemiknya! Kredit Foto: Instagram/Jansen Sitindaon

Pernyataan Pengamat Politik Rocky Gerung yang dianggap menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat sorotan tajam dari politisi Demokrat Jansen Sitindaon. 

Jansen menyoroti sikap Jokowi yang memilih tidak melaporkan Rocky Gerung ke pihak berwajib.

Sikap Jokowi yang hanya diam membuat Jansen menyampaikan 6 kritikannya untuk Presiden Jokowi.

Jansen menilai Jokowi seharusnya mengamil sikap atas polemik dari pernyataan Rocky Gerung. Mengingat, hanya Jokowi lah yang mempunyai legal standing untuk meneruskan kasus Rocky Gerung ke ranah hukum bukan melalui para pendukung atau relawannya. 

“Pertama, endukung pak Jokowi ingin Rocky ditangkap-dipenjara bahkan sampai ngancam akan lakukan persekusi dll. Tapi pak @jokowi sendiri, tidak mau buat pengaduan/laporan. Truss bagaimana kasus ini bisa berjalan?,” cuit Jansen dalam akun Twitter-nya dilansir Populis.id, Jumat (4/8/2023).

Baca Juga: JIS dan TIM Tak Kunjung Berikan Keuntungan, Loyalis Jokowi Nyinyir: Malah Seperti Kuburan, Benar-benar Sepi!

“Kedua, melihat perkembangan kasus ini sejak bbrp hari ini, sebaiknya pak Jokowi adukan/laporkan saja RG. Krn pendukung bapak terlihat sangat ingin RG dipenjara. Biar saja nanti di pengadilan diuji — jika APH menganggap perkara ini cukup bukti dibawa ke persidangan dan mediasi di penyidikan gagal — apakah bapak yg benar atau RG?,” katanya.

Jansen meminta agar Jokowi segera menutup kasus pernyataan Rocky Gerung jika tak segera membuat laporan. Pasalnya, apa yang dilakukan para loyalisnya telah menyalahi prosedur hukum yang berlaku. 

Termasuk pihak2 yg koar-koar: ‘RG telah berhasil kami laporkan’. Padahal itu LP yg dipaksakan & dilarikan ke pasal: berita bohong, menghasut dll saja, agar LP nya diterima. Karena yg jadi persoalan diperkara ini adalah kata2: ‘bajingan, tolol’ sebagaimana video yg diviralkan. Inilah yg mau diuji dan dibuktikan: itu masuk pencemaran, nyerang kehormatan atau tidak? Termasuk RG dan kuasanya akan membela sebaliknya,” ucapnya. 

Baca Juga: Tak Terima Bapaknya Dihina dan Dicaci Maki, Gibran Tempuh Jalur Hukum, Benarkah?

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover