Upaya Begal Partai Ditolak, Moeldoko Gagal Jadi Ketum Demokrat, Jansen Sitindaon: Sebuah Perjalanan Panjang yang Sangat Melelahkan…

Upaya Begal Partai Ditolak, Moeldoko Gagal Jadi Ketum Demokrat, Jansen Sitindaon: Sebuah Perjalanan Panjang yang Sangat Melelahkan… Kredit Foto: Instagram/Jansen Sitindaon

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon menanggapi terkait putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak Peninjauan Kembali (PK) Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko. Hal tersebut menegaskan bahwa kepengurusan Partai Demokrat yang sah yaitu dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Hari ini PK Moeldoko telah ditolak,” cuit Jansen dalam akun Twitter-nya dilansir Populis.id, Kamis (10/8/2023).

Jansen mengatakan perlawanan pihaknya terhadap kelompok KLB Deli Serdang adalah perjalanan panjang. Tercatat, ada 17 upaya pembegalan oleh kubu Moeldoko, termasuk yang terakhir PK ke MA.

“Sebuah perjalanan panjang yg sangat melelahkan beberapa tahun ini dan perjuangan seluruh kader dibawah kepemimpinan mas Ketum @AgusYudhoyono dalam menyelamatkan dan menjaga partai ini. Selesai dan tuntas sudah semua!,” tuturnya.

Diketahui, upaya terakhir ‘begal partai’ yang dilakukan oleh kubu Moeldoko lewat peninjauan kembali (PK) telah ditolak Mahkamah Agung (MA).

Baca Juga: Unggah Foto Prabowo Klaim Tidur Saat Rapat Bareng Jokowi, Ruhut Langsung Disentil Jubir: Fitnah Anda Keterlaluan Bang, Miskin Adab!

Putusan MA telah dikeluarkan pada hari ini, Kamis (10/8/2023). Perkara nomor 128 PK/TUN/2023 tersebut diadili oleh Ketua Majelis Yosran, anggota majelis 1 Lulik Tri Cahyaningrum, anggota majelis 2 Cerah Bangun. Kemudian, panitera pengganti Adi Irawan.

Baca Juga: Takjub sama JIS, FIFA Ucapkan Terima Kasih ke Anies, Benarkah?

“Tanggal putus Kamis, 10 Agustus 2023. Status, perkara telah diputus, sedang dalam proses minutasi oleh majelis. Amar putusan tolak,” tulis MA.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover