Tommy Soeharto Datangi Kantor PKS, Bangun Kekuatan Bahas Strategi Demi Menangkan Anies, Benarkah?

Tommy Soeharto Datangi Kantor PKS, Bangun Kekuatan Bahas Strategi Demi Menangkan Anies, Benarkah? Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Sebuah video terkait putra Presiden Soeharto, Tommy Soeharto mendatangi kantor Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk membangun kekuatan demi menangkan Anies Baswedan di Pilpres 2024 beredar di salah satu media sosial.

Kabar itu diunggah oleh akun Youtube CATATAN ISTANA.

Dalam unggahan tersebut seolah menarasikan bahwa Tommy Soeharto datangi kantor PKS bangun kekuatan bahas strategi dan pencalonan Anies di Pilpres 2024.

“GEGER !! TOMY SOEHARTO DATANGI KANTOR PKS || BANGUN KEKUATAN UNTUK KEMENANGAN ANIES,” judul video.

“TOMY SOEHARTO BANGUN KEKUATAN DATANGI KANTOR PKS BAHAS STRATEGI DAN PENCALONAN ANIES,” tulis disampul video.

Setelah menonton video yang berdurasi 8 menit 41 detik itu tidak ditemukan tayangan Tommy Soeharto datangi kantor PKS bangun kekuatan demi menangkan Anies di Pilpres 2024.

Baca Juga: Demokrat Tuding Surya Paloh Mau Jadi Cawapres Anies, Loyalis: Ini Orang Lagi Gak Sehat!

Dalam video, narrator hanya menyampaikan sebuah artikel dari salah satu media online yang berjudul, “Di Mata Gen-Z, Anies Baswedan Pilihan Ideal Menjadi Presiden 2024,” tayang pada 2 Mei 2023.

Artikel tersebut berisikan, seorang generasi Z (Gen-Z) asal Karanganyar, Jawa Tengah, menyebut bahwa Anies Baswedan adalah seorang pemimpin yang kaya gagasan. Mampu merangkul semua elemen tanpa memandang latar belakang apapun. Tak menampik jika Anies ketika menjabat Gubernur DKI Jakarta banyak disangkakan buruk bahkan mengarah fitnah keji. Namun, menurut seorang Gen-Z itu Anies telah mengubah Jakarta jadi lebih baik. Banyak sekali kemajuan di ibu kota.

Baca Juga: Ogah Cawapres Anies Diisi oleh Rezim Jokowi, Demokrat Koar-koar: Banyak Peminat dari Luar Sana yang Merasa Dirinya Pantas…

Dengan demikian, video yang menarasikan Tommy Soeharto datangi kantor PKS bangun kekuatan demi menangkan Anies di Pilpres 2024 adalah tidak benar atau hoaks. Faktanya, tak ada keterangan resmi atas klaim terkait.

Terkait

Terpopuler

Terkini