Untuk itu, Pamor Wicaksono meminta Prasetyo Edi Marsudi untuk meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat Brebes dan Tegal. Hingga persoalan ini dapat menjadi pembelajaran dan tak lagi terjadi di kemudian hari.
“Jadi kita menekankan dengan keras, mohon kepada Pak Prasetyo Edi hati-hati dalam memberikan pernyataan karena ini sangat melukai perasaan masyarakat Brebes. Saya mewakili masyarakat di Kabupaten Brebes sungguh sangat tidak terima dengan pernyataan beliau. Saya juga menuntut permintaan maaf secara terbuka dari Prasetyo Edi atas pernyataannya yang mendiskriminasi masyarakat Kabupaten Brebes,” tutup Pamor Wicaksono.