Ogah Dukung Ganjar, PAN-Golkar Pilih Gabung Gerindra-PKB Dukung Prabowo, PDIP Langsung Buka-bukaan: Musuh-musuh Jokowi Mulai Bersatu!

Ogah Dukung Ganjar, PAN-Golkar Pilih Gabung Gerindra-PKB Dukung Prabowo, PDIP Langsung Buka-bukaan: Musuh-musuh Jokowi Mulai Bersatu! Kredit Foto: Istimewa

Politisi senior PDIP, Deddy Yevri Hanteru Sitorus menanggapi santai langkah Partai Amanat Nasional (PAN) dan Golkar yang memilih merapat ke Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) bersama Gerindra dan Partai Kebangkatan Bangsa (PKB) untuk mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2024 mendatang.

Keputusan PAN dan Golkar memang bikin kaget banyak pihak, sebab kedua partai ini  sebelumnya digadang-gadang merapat ke PDI Perjuangan mendukung Ganjar Pranowo. Namun kenyataan yang terjadi justru sebaliknya.

Baca Juga: PAN-Golkar Ogah Dukung Ganjar, Fahri Hamzah Langsung Blak-blakan Beber Kelebihan Prabowo: Dia Bakal Jadi Capres Terkuat!

"Kami mengucapkan selamat kalau benar koalisi itu sudah solid," ujar Deddy kepada wartawan Senin (14/8/2023). 

Deddy menegaskan, merapatnya dua parpol pendukung Presiden Joko Widodo ke Gerindra tidak bikin kaget pihaknya, peristiwa politik seperti ini sudah sering dihadapi PDI Perjuangan di beberapa Pemilu, dan pada kenyataannya mereka justru keok melawan PDIP. 

Salah satu yang paling diingat Deddy adalah Pemilu 2014, ketika itu PAN dan Golkar merapat ke Gerindra untuk mendukung Prabowo Subianto  dan Hatta Rajasa, dimana pasangan ini tetap saja keok oleh pasangan Jokowi - Jusuf Kalla. 

Kekalahan ketika itu membuat PAN dan Golkar putar haluan mendukung Jokowi-Jusuf Kalla, PAN bergabung pada September 2015. Sedangkan sedangkan  Golkar menyusul pada Januari 2016.

Baca Juga: PAN-Golkar Ogah Dukung Ganjar, Fahri Hamzah Langsung Blak-blakan Beber Kelebihan Prabowo: Dia Bakal Jadi Capres Terkuat!

Baca Juga: Yenny Wahid Blak-blakan, AHY Dijamin Langsung Meriang Dengar Ini: Kalau Kata Surya Paloh, Saya yang Lebih Cocok Jadi Cawapres Anies!

"Ini kembali seperti Pemilu 2014, partai-partai yang memusuhi Jokowi bergabung," pungkas Deddy.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover