Golkar dan PAN ke Prabowo, Nasib Cak Imin Bakal Kayak AHY, Ngemis-ngemis Jatah Cawapres tapi Tetap Nggak Dianggap, Kasihan!

Golkar dan PAN ke Prabowo, Nasib Cak Imin Bakal Kayak AHY, Ngemis-ngemis Jatah Cawapres tapi Tetap Nggak Dianggap, Kasihan! Kredit Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta/YU

Loyalis Ganjar Pranowo John Sitorus menyoroti nasib ketua umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya KKIR) setelah Golkar dan PAN ikut merapat ke koalisi tersebut untuk mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2024. 

Menurut John Sitorus, nasib Cak Imin yang selama ini ngotot menjadi cawapres Prabowo jelas kian tak menentu sebab bisa saja jatah Cawapres diserobot Golkar atau PAN.

John Sitorus lantas menyebut nasib Cak Imin bakal sama seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Koalisi Perubahan, dimana AHY juga juga ngotot meminta jatah cawapres dan diacuhkan sampai sekarang. 

Baca Juga: Sudah Bertemu Ibu Mega Terus Bentuk Tim Teknis, Golkar-PAN Malah Belok ke Prabowo, Capresnya PDIP Kena Dikibulin Duo Pendukung Jokowi

"Prihatin dengan posisi Cak Imin, persis seperti posisi AHY di koalisi perlubahan," kata ujar John Sitorus dalam sebuah cuitan di akun twitternya  @Miduk17 dilansir Populis.id Senin (14/8/2023). 

Menurut John Sitorus Cak Imin semakin tidak dianggap di dalam koalisi pengusung Prabowo, kehadiran PKB di dalam koalisi itu dipandang sebagai pelengkap saja, sebab Cak Imin dan PKB bakal ditinggal sejumlah pemilihnya karena merapat ke Prabowo yang dianggap sebagai antek orde baru. 

"Apalagi Cak Imin tak sepenuhnya bisa membawa gerbong PKB karena Gusdurian tak akan mau memilih Orde Baru," ucap dia.

John Sitorus melihat, posisi PKB di koalisi Prabowo Subianto bukan sebagai pemain inti. Namun hanya sekedar pelapis.  Bahkan jika nanti PKB mengancam akan cabut dari koalisi tersebut karena tak jatah cawapres, maka KKIR jelas membuka pintu lebar-lebar dan mempersilahkannya.

"PKB kerap dijadikan sekadar pelengkap," tuntasnya.

Seperti diketahui, Cak Imin sebelumnya mengatakan, dirinya setuju Golkar dan PAN bergabung. Asalkan, dirinya tetap menjadi cawapres Prabowo.

Orang nomor satu di PKB itu menekankan dirinya tetap menjadi sosok penentu untuk cawapres Prabowo. Dengan demikian, meski cawapres Prabowo akan dibahas oleh 4 partai, Cak Imin tetaplah penentunya.

Ditegaskan Cak Imin, dirinya akan tetap komitmen bersama poros pendukung Prabowo Subianto.

Baca Juga: NTT Jadi Provinsi Termiskin di Indonesia, Viktor Laiskodat Mencak-mencak: Kita Miskin Karena Pemimpinnya Tolol!

Baca Juga: Gubernur NTT yang Juga Orang NasDem 'Viktor Laiskodat' Resmi Mengundurkan Diri, Ternyata Gara-Gara Ini...

Sekadar diketahui, Golkar dan PAN diketahui memiliki usulannya masing-masing mengenai cawapres. Golkar menginginkan Airlangga Hartarto maju sebagai capres maupun cawapres.

Sedangkan PAN ingin Menteri BUMN Erick Thohir sebagai cawapres. Menarik untuk dinantikan bagaimana kelanjutan dari drama koalisi yang terbentuk pada poros Prabowo Subianto

Terkait

Terpopuler

Terkini