Usulan PDI Perjungan menduetkan Ganjar Pranowo dengan Anies Baswedan bikin geger masyarakat. Usulan itu adalah sebuah kejutan politik yang tak pernah terpkiran banyak kalangan, sebab Ganjar dan Anies selama ini selalu digambarkan sebagai dua tokoh yang betolak belakang.
Meski usulan itu bikin kaget banyak kalangan, namun jauh sebelumnya wacana duet keduanya ini ternya sempat dibahas ketua umum Partai NasDem Surya Paloh dan Presiden Joko Widodo.
"Bisa saja untuk dipikirkan Bapak Presiden. Mas Ganjar-Anies ini baik, bagus. Karena waktu (bertemu Jokowi) terbayang saya mereka berdua (Ganjar dan Anies)," kata Surya dalam sebuah wawancara di televisi nasional dilansir Selasa (22/8/2023).
Surya Paloh mengklaim, Jokowi saat mendengar usulan duet tersebut tidak memberikan penolakan, justru kepala negara menganggukan kepala. Meski anggukan kepala adalah gestur yang menandai seseorang setuju, namun Surya Paloh mengaku tak tahu persis makna dari anggukan Jokowi.
"Beliau ngangguk-ngangguk aja, manggut. Ya manggutnya presiden kan kita enggak tahu juga, bisa enggak, bisa iya," ucap Surya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memang pernah dikabarkan menyodorkan duet Ganjar Pranowo-Anies Baswedan ke Presiden Joko Widodo. Hal itu diungkap oleh Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi.
"Ya, itu sudah disampaikan langsung Bang Surya ke Pak Jokowi. Ini kan disampaikan langsung Pak Surya Paloh ke Pak Jokowi waktu Selasa malam ketemu, sudah disampaikan," ungkap Budi dalam siniar di kanal Youtube Akbar Faizal Uncensored, Kamis (2/6/2023).
Kabar itu sempat ditampik oleh Surya. Dia menegaskan ia tak menyodorkan nama siapa pun saat bertemu Jokowi di istana.