Soal Duet Dengan Ganjar, Anies Baswedan Akhirnya Blak-blakan, Internal Koalisi Perubahan Diumbar Semua, Ternyata….

Soal Duet Dengan Ganjar, Anies Baswedan Akhirnya Blak-blakan, Internal Koalisi Perubahan Diumbar Semua, Ternyata…. Kredit Foto: Antara: Asprilla Dwi Adha

Bakal Calon Presiden usungan Koalisi Perubahan Anies Baswedan akhirnya merespons wacana duet dirinya dengan Bacapres usungan PDI Perjuangan Ganjar Pranowo yang  sedang santer dibicarakan selama satu dua hari belakangan ini. 

Sebelum memberi pernyataan lebih terkait peluang duet dengan Ganjar, Anies Baswedan terlebih dahulu menegaskan, bahwa kondisi koalisi yang mengusungnya dalam kondisi yang sangat solid. Tak ada perpecahan atau polemik antara NasDem, PKS dan Demokrat. 

Baca Juga: Mohon Jangan Kaget! Kalau Gagal Jadi Presiden, Anies Baswedan Siap Banting Setir Jadi…..

"Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu solid. Kita koalisi tiga parpol ini solid, jalan terus dan dalam koalisi ini salah satu tugasnya menerima siapa saja yang berminat menjadi bagian dari koalisi," kata Anies Baswedan dilansir Kamis (24/8/2023). 

Karena tak ada masalah di internal koalisi, maka pembahasan mengenai pencapresan dibicarakan bersama-sama. Partai politik dalam koalisi tidak bisa bergerak sendiri membahas pencapresan, apalagi pembahasan itu dilakukan dengan parpol lain dari koalisi yang berbeda. 

"Jadi percakapan itu bukan antara pribadi satu orang, misalnya dari koalisi ini dengan partai lain, kita bahas bersama-sama. Jadi bila ada aspirasi untuk bergabung dengan KPP, maka tentu akan dibahas bersama-sama dan tentu jika kita berbicara tentang wakil, pasangan, itu adalah bagian dari koalisi," jelasnya.

Eks Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, karena semua pembahasan capres dan cawapres hanya dilakukan di internal koalisi perubahan, maka akan sangat sulit pihaknya berkolaborasi dengan partai lain yang ada di luar koalisi.  Dengan demikian Anies menilai wacana duet dengan  Ganjar Pranowo sukar terwujud sebab keduanya beda poros. 

"Jadi yang menjadi bagian dari koalisi, itu di situ kita bahas bersama-sama, tapi kalau tidak menjadi bagian dari koalisi, rasanya sulit ada percakapan itu," tuntasnya. 

Adapun wacana duet Ganjar-Anies itu pertama kali disampaikan  Ketua DPP PDIP, Said Abdullah. Dimana wacana tersebut juga disambut baik Partai NasDem beberapa anggota tim delapan koalisi perubahan. 

Baca Juga: Anies Baswedan Kalah Terus dari Prabowo dan Ganjar, PPP Nyeletuk: Cuma Mukjizat Allah yang Bisa Dongkrak Elektabilitas Dia!

Baca Juga: Ngaku Sedih Didepak Ibu Mega Gegara Dukung Prabowo, Mulut Budiman Sudjatmiko Langsung Disentil Senior PDIP: Omong Kosong!!

"Bagi kami, Anies Baswedan bukan kompetitor yang patut diremehkan. Beliau dengan Ganjar adalah sosok calon pemimpin yang cerdas. Keduanya sama sama dalam satu almamater, kampus terhebat di Indonesia, yakni Universitas Gadjah Mada. Apalagi jika keduanya bisa bergabung menjadi satu kekuatan, tentu akan makin bagus buat masa depan kepemimpinan nasional kita ke depan, sama sama masih muda, cerdas, dan enerjik," kata Said kepada wartawan, Senin (21/8/2023). 

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover