Kata-kata Mbak Grace PSI Bikin Mas Bowo Babak Belur Dirujak, Gerindra Angkat Bicara, Pasang Kuping Baik-baik!

Kata-kata Mbak Grace PSI Bikin Mas Bowo Babak Belur Dirujak, Gerindra Angkat Bicara, Pasang Kuping Baik-baik! Kredit Foto: Istimewa

Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad angkat bicara setelah Ketua Umumnya Prabowo Subianto diserang berbagai pihak setelah elite PSI Grace Natalie disebut eks Danjen Kopassus itu telah menyesal didukung kelompok radikal dan  intoleran. 

Dasco menyebut, sebetulnya Grace Natalie tak berkata demikian, omongannya sudah dipelintir oknum tertentu yang kemudian pernyataan itu dibuat untuk menyerang Prabowo  Subianto. 

Baca Juga: Parpol Pengusung Prabowo Ganti Nama Mirip Nama Kabinet Kerja Jokowi, Kubu Ganjar Nyeletuk: Rakyat Nggak Ada yang Ingat Nama Koalisi!

"Di social media, ada pihak yang berusaha memelintir pernyataan Grace Natalie bahwa Pak Prabowo telah kecewa terhadap umat Islam. Padahal, pernyataan Grace tidak seperti apa yang diviralkan. Tidak utuh, fakta yang dipelintir dan hanya berupaya menimbulkan kegaduhan," kata Dasco dalam keterangan tertulisnya Selasa  (29/8/2023).

Supaya lebih jelas berikut pernyataan Grace Natalie: 

Grace Natalie: 

Ya itu memang kita kritisi, tapi beliau dalam sebuah percakapan santai, tersiratnya, saya lupa kata-kata persisnya, tapi tersiratnya dan ada eksplisitnya juga cuma word by word-nya saya lupa.

Kurang lebih beliau menyiratkan penyesalanlah pernah mengambil langkah itu. Jadi ketika ada salah satu tokoh yang tadinya enggak ke situ, beliau guyonnya begini, saya sekarang ke sini kenapa dia ke sana, kata dia gitu. Jadi kurang lebih begitu, tuh.

Baca Juga: Diajak Makan Siang Bareng Jokowi dan Ganjar, Raut Wajah Prabowo Langsung Disorot: Kenapa Manyun?

Baca Juga: Parpol Pengusung Prabowo Ubah Nama Jadi Koalisi Indonesia Maju, Orang PDIP: Dari Awal Sudah Dipake Ganjar, Itu Baliho...

Jadi itu, kan, berarti tersiratnya mungkin ada penyesalan, saya juga tidak berusaha mendalami. Saya juga enggak nanya lebih jauh. Yang saya tanggap seperti itu.

Yang kemarin itu benar benar silaturahmi, tidak ngomongin pemilu, kita ngomongin masa depan, kita enggak ngomong dukung mendukung. Enggak ngomongin capres cawapres, enggak ada jadi perbincangan seperti yang ditanyakan itu, ya mungkin dalam kesempatan berbeda akan kita tanyakan, tapi kemarin silaturahmi aja kok.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover