Elite NasDem Salah Mengira Demokrat Persoalkan AHY Tidak Menjadi Cawapres Anies

Elite NasDem Salah Mengira Demokrat Persoalkan AHY Tidak Menjadi Cawapres Anies Kredit Foto: Taufik Idharudin

Politisi Partai Demokrat Yan Harahap mengungkapkan bahwa Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni salah mengira pihaknya mempersoalkan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak menjadi cawapres Anies Baswedan.

Yan Harahap mengatakan yang menjadi persoalan Demokrat bukan AHY tidak menjadi cawapres Anies Baswedan, tapi karena kesepakatan dalam piagam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang telah ditandatangani bersama dilanggar.

Baca Juga: Baru Dideklarasikan Jadi Cawapres Anies, Cak Imin Sudah Pusing

"Ternyata ia tak paham persoalan dan ‘kudet’. Ia pikir Demokrat permasalahkan karena Ketum tidak menjadi cawapres. Yang jadi permasalahan bagi kami adalah karena dilanggarnya kesepakatan yang dituangkan dalam piagam yang telah ditandatangani bersama," ungkapnya.

Karenanya, Demokrat merasa dilukai atas ketidakjujuran tersebut, terlebih komitmen yang telah disepakati PKS, Demokrat, dan NasDem, yang merupakan anggota KPP telah dilanggar.

"Kami dilukai oleh ketidakjujuran mereka serta melanggar komitmen yang telah disepakati bersama. Itu poin yang sangat mendasar," ujarnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Selasa (5/9).

Sebelumnya, Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni menepis anggapan tidak adanya komunikasi terkait dengan penetapan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menjadi cawapres Anies.

"Ada. Jadi Pak Anies telepon gak diangkat sama AHY. Pak Sudirman Said coba komunikasi dengan pihak Demokrat tapi gak diangkat. Jadi semua proses itu sebenarnya sudah dijajaki diawali," ujar Sahroni kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (4/9/2023) dikutip dari Tribun News.

Sahroni mengatakan bahwa deadlock tentang pemilihan cawapres membuat Anies dan tim 8 menyerahkan kepada partai politik, sehingga Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memutuskan Cak Imin sebagai cawapres.

"Itulah keputusannya Surya Paloh sebagai ketua umum karena Pak Anies bukan dari parpol. Dari situlah sebenarnya komunikasi terkait prosesi Surya Paloh ketemu majelis syuro misalnya. Komunikasi sebenarnya. Jadi isu tidak ada komunikasi itu bohong," jelas dia.

Ia berharap agar tidak didapuknya AHY menjadi cawapres Anies tidak menimbulkan keributan yang berkepanjangan, dan komunikasi politik kepada Demokrat segera bisa diperbaiki.

"Jangan sampai buat kubu-kubuan akhirnya jadi keributan terusan-terusan, gara-gara seorang AHY gak jadi cawapres. Ya namanya belum rejeki belum garis tangan, kan AHY umurnya muda, masih ada ruang di 2029 buat dia jadi capres misalkan. Ya why not," lanjut dia.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover