Yang Bisa Dibaca dari Duet Ganjar-Prabowo di Pilpres 2024

Yang Bisa Dibaca dari Duet Ganjar-Prabowo di Pilpres 2024 Kredit Foto: Dok. Instagram Ganjar Pranowo

Akademisi dari Cross Culture Ali Syarief mengungkapkan hal yang bisa dibaca dari wacana duet antara bakal capres PDIP Ganjar Pranowo dengan bakal capres Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto.

Ali mengatakan wacana duet tersebut digaungkan karena bakal capres Koalisi Perubahan Anies Baswedan akan menang melawan Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Baca Juga: Agak Aneh Demokrat Dukung Prabowo daripada Anies

"Membacanya begini, karena bila 3 pasangan diadukan masih tetap akan kalah. Lalu diwacanakan dua kubu lawan Anies, bersatu," ungkapnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Jumat (22/9).

Ali menyerukan bahwa pihak Anies tidak takut dengan wacana duet Ganjar-Prabowo, ia pun menyindir survei yang kerap menempatkan mantan Gubernur DKI Jakarta itu di urutan ketiga. 

"Siapa takut!!!... Tiap hari klaim nya unggul terus, tapi perilakunya seperti yang sedang katakuan dan cemas," ucapnya mengacu pada Ganjar yang kerap menempati posisi pertama survei dan Prabowo pada posisi kedua.

Sebelumnya, bakal capres PDIP Ganjar Pranowo membicarakan mengenai peluang dirinya berduet dengan Prabowo Subianto sebagai calon presiden dan calon wakil presiden di Pilpres 2024.

Ganjar mengatakan peluang duet antara dirinya dengan Prabowo bisa saja terjadi sebelum pendaftaran capres-cawapres dibuka. "Kalau politik itu, sebelum nanti ditetapkan di KPU, semua peluang bisa terjadi," ujar Ganjar kepada wartawan di Jakarta, Rabu, 20 September 2023 dikutip dari VIVA.

Untuk diketahui, masa pendaftaran capres-cawapres di Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan dibuka pada Oktober 2023, namun hingga kini baru bakal capres Koalisi Perubahan Anies Baswedan yang mendeklarasikan pasangan cawapres.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengatakan Pilpres 2024 bisa jadi hanya dua poros, karena sejauh ini hanya ada deklarasi Anies dengan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

“Hari ini baru satu yang sudah ada pasangan, yang lainnya kan belum: ini pasangan Pak Anies dan Gus Muhaimin, yang lainnya kan masih belum. Secara pribadi, belum tentu ada tiga poros, bisa jadi dua poros. Kita tunggu nanti,” ucap Jazilul.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover