Kader Partai Demokrat, Eko Jhones menilai tidak perlu menggembosi bakal capres Koalisi Perubahan Anies Baswedan dan bakal cawapres Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dengan kasus dugaan korupsi Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Pasalnya menurut Eko, Anies Baswedan dan Cak Imin (AMIN) sudah gembos tanpa perlu diusik, apalagi menggunakan kasus SYL, bahkan jika mereka maju Pilpres 2024 sebagai pasangan tunggal, keduanya tetap akan kalah.
Baca Juga: Ditantang Jokowi Buka Data PSN Titipan, Respons Anies Mengecewakan
"Anies Muhaimin gak usah digembosi juga udah gembos koq. Kalo mreka calon tunggal dan lawan golput itu akan tetap menang golput. Karena pasangan AMiN memang gak layak dipilih…," ucapnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Sabtu (7/10).
Anies Muhaimin gak usah digembosi juga udah gembos koq.
— Eko Jhones (@ekojhones77) October 6, 2023
Klo mreka calon tunggal dan lawan golput itu akan tetap menang golput.
Katena pasangan AMiN memang gak layak dipilih… https://t.co/Wfk8GulCFP
Sebelumnya, pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, menilai dugaan kasus korupsi Syahrul Yasin Limpo merupakan perpaduan dari politik dan penegakan hukum.
Bahkan menurutnya para politisi sudah mengetahui hal tersebut namun memilih untuk diam. “Bukan rahasia umum,” kata dia ketika dihubungi, Kamis, 5 Oktober 2023 dikutip dari Tempo.
Lebih lanjut, Ujang menilai kasus Syahrul Yasin Limpo merupakan tarik menarik yang terhubung dengan kepentingan politik, tujuannya adalah untuk menggembosi Anies Baswedan dan Cak Imin.
Untuk diketahui, Anies Baswedan-Cak Imin merupakan pasangan capres-cawapres di Pilpres 2024 yang diusung Koalisi Perubahan, yang berisi Partai NasDem, PKS, dan PKB.
Lebih lanjut, menurut Ujang, kasus yang mejerat Syahrul Yasin Limpo, yang merupakan menteri NasDem sedikit atau banyak akan berpengaruh pada elektabilitas Anies. “Ini bagian dari politik, kata dia.