Politisi NasDem Disindir Ingin Peralat Polisi dalam Kasus Pemerasan SYL

Politisi NasDem Disindir Ingin Peralat Polisi dalam Kasus Pemerasan SYL Kredit Foto: Instagram/gunromli

Kader PDIP, Mohamad Guntur Romli menyindir Bendahara Partai NasDem Ahmad Sahroni ingin memperalat polisi dalam kasus dugaan pemerasan yang dilakukan pimpinan KPK terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Pasalnya Ahmad Sahroni meminta polisi untuk mempercepat penyidikan dugaan pemeresan pemipinan KPK terhadap SYL. Karenanya Guntur meminta agar lembaga di bawah kepemimpinan Listyo Sigit Prabowo itu untuk berhati-hati.

Baca Juga: Terkait Pemeriksaan Kasus Dugaan Pemerasan SYL, Pegawai KPK Bisa Dijemput Paksa

"Hati-hati polisi, jangan sampe diperalat oleh politisi yang satu partai dengan SYL, jangan sampe ada intervensi kasus hukum. Bahaya bisa-bisa jadi Cicak Vs Buaya edisi baru," ungkapnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Jumat (13/10).

Sebelumnya, DPP Partai NasDem meminta pihak kepolisian untuk bertindak cepat, terhadap laporan dugaan pemerasan yang dilakukan pimpinan KPK kepada mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

"Kami minta polisi bertindak, kalau lama, berarti ada apa dengan polisi," kata Bendahara Partai NasDem Ahmad Sahroni di Jakarta, Kamis malam dikutip dari Republika.

Penegasan itu disampaikan Sahroni menanggapi pertanyaan media, apakah penangkapan paksa SYL berkaitan dengan laporan dugaan pemerasan di Polda Metro Jaya, yang telah naik status menjadi penyidikan.

"Kami tidak bisa kaitkan dengan Polda Metro, tapi, kalau isu berkembang ada keterkaitan, maka kedua-duanya (Syahrul dan Firli) harus dalam posisi yang sama, sebagai orang diduga berperkara," harap Sahroni.

Sahroni yang juga pimpinan Komisi III DPR RI menegaskan, akan menggunakan kewenangannya untuk meminta polisi segera menuntaskan laporan dugaan pemerasan.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover