Kader Partai Demokrat, Eko Jhones mengungkapkan angka di survei elektabilitas bakal capres Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto ketika belum mempunyai cawapres dan mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Dalam survei di Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dilakukan pada 2-8 Oktober 2023, Prabowo Subianto menempati posisi di atas bakal capres PDIP Ganjar Pranowo dan bakal capres Koalisi Perubahan Anies Baswedan dengan elektabilitas 37 persen.
Baca Juga: Belum Daftar ke KPU, Prabowo Bukan Menunggu Cawapres
"Nah walaupun Prabowo belum punya wakil dan belum daftar KPU tapi tetap posisi teratas survei dengan 37 persen," ucapnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Jumat (20/10).
Sehingga Eko memprediksi survei Prabowo akan di atas angka 50 persen jika sudah menentikan cawapres. "Gimana kalo Prabowo dah tentuin wakil bisa diatas 50 persen dong…," imbuhnya.
Nah walaupun Prabowo belum punya wakil dan belum daftar KPU tapi tetap posisi teratas survei dengan 37 persen.
— Eko Jhones (@ekojhones77) October 19, 2023
Gimana klo Prabowo dah tentuin wakil bisa diatas 50 persen dong…
Survei Capres LSI: Prabowo 37%, Ganjar 35,2%, Anies 22,7% https://t.co/XdtKr3CtAO
Untuk diketahui, dalam survei LSI tersebut, Prabowo Subianto menempati posisi teratas dengan elektabilitas 37 persen, disusul Ganjar Pranowo dengan suara 32 persen, dan kemudian Anies Baswedan dengan 22,7 persen.
"Pada Oktober 2023 ini Prabowo mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari 32,5% menjadi 37%," ucap Peneliti LSI Djayadi Hanan dalam pemaparannya, Kamis (19/10/2023) dikutip dari Detik.
"Jadi kalau kita simulasikan untuk 3 nama yang bertarung di putaran pertama katakanlah begitu pada Oktober 2023 Prabowo di angka 37% unggul tipis tidak signifikan terhadap Ganjar 35,2% diikuti Anies," sambungnya.