Demokrasi Bagi Jokowi Bukan Sikap Netral

Demokrasi Bagi Jokowi Bukan Sikap Netral Kredit Foto: Istimewa

Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta (KWJ) Andi Sinulingga mengungkapkan bahwa demokrasi bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) bukan sikap netral, tapi sebaliknya.

Karenanya, Andi menilai Jokowi tidak mungkin netral di Pilpres 2024, sehingga rakyat tak perlu heran jika para pejabat pada pemerintahannya mengikuti sikap keberpihakan presiden.

Baca Juga: Pesan Pendek Anies Membuat Jokowi, Prabowo, dan Ganjar Kaku

"Jokowi sebagai Presiden tak mungkin netral, tak mungkin itu. Karenanya janganlah heran jika pejabat-pejabat di bawahnya pada berpihak pada salah satu capres. Bagi Jokowi, itulah demokrasi," ungkapnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Selasa (31/10).

Sementara itu, pada kesempatan makan siang bersama Presiden Jokowi dan bakal capres PDIP Ganjar Pranowo serta bakal capres Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto, Anies Baswedan meminta presiden untuk menjaga netralitas di 2024.

"Dalam makan siang tadi saya sampaikan ke beliau, Pak, saya bertemu dengan begitu banyak orang orang yang sayang kepada presiden, yang sayang, ingin presiden tetap netral," kata Anies, Senin (30/10) dikutip dari Republika.

Anies turut meminta Presiden Jokowi memberi penegasan kepada aparatur sipil negara (ASN) di seluruh Indonesia untuk menjaga netralitas. Ia meyakini, Presiden Jokowi sudah menangkap pesan itu dengan baik.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover