Kader Partai Demokrat, Eko Jhones mengungkapkan kode yang terlihat dari kunjungan bakal capres Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto ke kediaman Menteri BUMN Erick Thohir.
Menurut Eko, kode yang terlihat adalah Erick Thohir akan menggantikan posisi Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres Prabowo Subianto jika keikutsertaan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu di Pilpres 2024 dibatalkan.
Baca Juga: 3 Penyebab Gibran Tempati Posisi Cawapres Prabowo Versi Fadli Zon
"Nah kalau ada yang nanya bila mas Gibran dibatalkan sebagai cawapres maka pendamping pak Prabowo ya berarti mas Erick Thohir… Ini udah kode sepertinya kunjungan pak Prabowo ke mas Erick…," ungkapnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Rabu (1/11).
Nah kalau ada yang nanya bila mas Gibran dibatalkan sebagai cawapres maka pendamping pak Prabowo ya berarti mas Erick Thohir…Ini udah kode sepertinya kunjungan pak Prabowo ke mas Erick… https://t.co/W1x8M3US0I
— Eko Jhones (@ekojhones77) October 31, 2023
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir diketahui melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk pertama kalinya setelah bakal capres Koalisi Indonesia Maju itu mendaftar Pilpres 2024.
Dalam pertemuan itu, Erick menegaskan bahwa dirinya akan selalu mendukung Prabowo Subianto.
"Saya akan support Pak Prabowo karena ini sesuatu kehormatan buat saya dan keluarga, dan saya ingin menjadi bagian untuk Indonesia yang tentu yang lebih besar lagi, lebih maju lagi, lebih baik lagi," ujarnya di kediamannya, Selasa (31/10/2023) dikutip dari Suara.
Dalam momen pertemuan, Erick mengajak Prabowo untuk makan siang bersama keluarganya. "Saya merasa sangat terhormat ya, kedatangan Bapak Prabowo ke rumah saya, makan bersama istri dan anak-anak saya," beber dia.
Ketua Umum PSSI ini bercerita, ketika makan siang bersama, anak perempuannya menginginkan Prabowo untuk bisa membuat Indonesia lebih hijau.
"Anak-anak laki saya tadi bicara 'Pak ini namanya ekonomi harus dijaga karena ini bagian masa depan anak muda kita untuk terus menjadi pengusaha dan pekerja'," katanya.