Pengamat kebijakan publik Gigin Praginanto menanggapi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengatakan banyak drama di Pilpres 2024, menurutnya di dalamnya terdapat babak paling konyol.
Babak tersebut adalah majunya putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka yang masih berusia 36 tahun menjadi bakal cawapres dari bakal capres Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto.
Baca Juga: Meski Ganti Gibran Sebagai Cawapres, Prabowo Tetap Akan Kalah dari Ganjar-Mahfud
"Babak paling konyol adalah tentang Bocil menjadi Cawapres," ucap Gigin Praginanto dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Selasa (7/11).
Babak paling konyol adalah tentang Bocil menjadi Cawapres.https://t.co/swfeUls3xZ
— gigin praginanto (@giginpraginanto) November 7, 2023
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan terdapat banyak drama dalam Pilpres 2024, padahal seharusnya merupakan pertarungan ide dan gagasan.
"Yang saya lihat akhir-akhir ini adalah terlalu banyak dramanya, terlalu banyak sinetronnya, sinetron yang kita lihat," kata Jokowi saat memberikan sambutan saat perayaan hari ulang tahun HUT ke-59 Partai Golkar, Senin, 6 November 2023 dikutip dari Tempo.
"Mestinya kan pertarungan gagasan, pertarungan ide, bukan pertarungan perasaan. Kalau yang terjadi pertarungan perasaan repot semua kita," sambungnya.
Tapi meskipun demikian Jokowi tidak secara terang-terangan menjelaskan konteks yang dimaksudnya dengan mengatakan melihat drama dan sinetron mendekati kompetisi Pilpres 2024.
"Tidak usah saya teruskan karena nanti kemana-mana," kata Jokowi yang disambut tepuk tangan para tamu undangan.
Jokowi mengatakan Pilpres 2024 merupakan pertarungan biasa yang dilakukan negara demokrasi. "Ingat mulai dari sekarang kita pegang betul, nanti jika menang jangan jumawa, jika kalah juga jangan murka," katanya.