Bakal calon wakil presiden (bacawapres) Koalisi Indonesia Maju Gibran Rakabuming Raka menyiratkan hasil pemungutan suara untuk Pilpres 2024 harus disesuaikan dengan hasil survei.
Hal tersebut diungkapkan pengamat kebijakan publik Gigin Praginanto saat menanggapi Gibran yang meminta para pendukungnya untuk mengawal angka survei agar bisa menang dalam satu putaran di Pilpres 2024.
Baca Juga: Prabowo Bisa Jadi Ditraktir Kopi Vietnam Jika Gibran Berhasil Jadi Wapres
"Hasil pemungutan suara harus disesuaikan dengan hasil survei, begini tampaknya yang dia maksud," ucap Gigin Praginanto dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Senin (13/11).
Hasil pemungutan suara harus disesuaikan dengan hasil survei, begini tampaknya yang dia maksud. https://t.co/uTgt21plp4
— gigin praginanto (@giginpraginanto) November 12, 2023
Sebelumnya, ketika menghadiri konsolidasi Koalisi Indonesia Maju di Jakabaring, Palembang, Minggu (12/11/2023), Gibran Rakabuming Raka mengarahkan pendukungnya untuk mengawal angka survei agar bisa menang satu putaran.
“Kita fokus, kita kawal terus angka-angka di survey Insya Allah satu putaran,” ujar Gibran dikutip dari Kompas.
Selain itu ia juga meminta agar pendukung tidak menanggapi serangan terhadap Prabowo-Gibran. “Kalau ada bullyan, kalau ada nyinyiran, kalau ada fitnah didiamkan saja tidak perlu ditanggapi,” katanya.
Sementara itu, dalam survei Charta Politika Indonesia, elektabilitas pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD bersaing ketat dengan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.