Minim Peran Pengusaha di Timnas Pemenangan AMIN Mengindikasi Kekalahan

Minim Peran Pengusaha di Timnas Pemenangan AMIN Mengindikasi Kekalahan Kredit Foto: Twitter @aniesbaswedan

Kader Partai Demokrat, Eko Jhones menilai minimnya peran pengusaha dalam Tim Nasional (Timnas) Pemenangan bakal capres Koalisi Perubahan Anies Baswedan dan bakal cawapres Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengindikasi kekalahan.

Pasalnya berdasarkan logika, para pengusaha pasti tidak ingin rugi dalam berinvestasi, sehingga jika mereka tidak berperan dalam Timnas Pemenangan AMIN, maka pasangan nomor urut 1 itu berpotensi besar tidak menguntungkan.

Baca Juga: Politikus Demokrat Setuju Perjalanan Anies Berliku dan Panjang

"Gampang sebenernya sih kenyataan seperti itu ya berarti AMIN gak laku untuk dijual. Orang investasi itu kan harus memastikan yang dijual laku kalo barang gak laku siapa yang mau modalin," ucapnya.

"Sesimple itu sih, gak akan pengusaha mau dukung calon yang dipastikan 100 persen bakal kalah!" sambung kader partai biru itu, dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Jumat (17/11).

Sebelumnya, Ketua Harian AMIN, Sudirman Said mengakui bahwa peran pengusaha minin dalam barisan Timnas Pemenangan Anies Baswedan dan Cak Imin di Pilpres 2024, berbeda dengan pesaing.

Sudirman mengatakan dalam tim pemenangan pesaing, peran pengusaha sangat besar, bahkan mendominasi, namun ia tak akan memusingkan hal tersebut, karena yang terpenting adalah 'usaha' pemenangan.

"Yang sebelah kan pengusaha, semuanya para pengusaha. Tapi kita 'berusaha' supaya Pak Anies menang," kata Sudirman, saat konferensi pers, di Rumah Perubahan, Jakarta Pusat, Kamis (16/11/2023) dikutip dari TV One News.

Namun minimnya peran pengusaha tidak membuat Timnas Pemenangan AMIN khawatir mengenai pendanaan kampanye pasangan dari Koalisi Perubahan itu, karena masyarakat berkontribusi besar.

"Kami semua memang betul tidak ada wajah pengusaha yang menonjol. Tapi saya katakan tadi peran pendanaan itu tadi paling besar datang dari masyarakat, dari rakyat," jelasnya.

Terkait

Terkini