Saling Tantang Keluar dari Kabinet Jokowi, PDIP dan NasDem Seharusnya Berteman

Saling Tantang Keluar dari Kabinet Jokowi, PDIP dan NasDem Seharusnya Berteman Kredit Foto: istimewa

Pegiat media sosial Lukman Simandjuntak menilai PDIP dan Partai NasDem seharusnya berteman setelah saling menantang untuk keluar dari Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Lukman pun mengingatkan ungkapan musuhnya musuh adalah teman, sehingga seharusnya PDIP dan NasDem bersama-sama keluar dari kabinet dan kemudian melakukan langkah pemakzulan Jokowi.

Baca Juga: Jawab Status Jokowi di PDIP, Puan Lebih Matang dari Megawati

"Ketika Nasdem dukung Anies, PDIP tantang Nasdem keluar dari kabinet. Ketika PDIP dukung Ganjar, gantian Nasdem tantang PDIP keluar dari kabinet. Padahal kompak saja, keluar bareng dari kabinet, lalu makzulkan Mukidi, bukankah musuhnya musuh adalah teman," ujarnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Rabu (22/11).

Seperti diketahui, Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali menantang PDIP untuk keluar dari Kabinet Indonesia Maju seiring dengan meruncingnya konflik antara partai berlambang banteng itu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Konflik PDIP mencuat setelah Gibran Rakabuming Raka yang merupakan kader serta anak Jokowi menjadi bakal cawapres Prabowo Subianto, dan akan bertanding melawan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Pilpres 2024.

Ali menyampaikannya saat membantah Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto yang mengeklaim membangun komukasi dengan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar terkait tekanan aparat negara menjelang kampanye.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover