Waspada Penggiringan Opini Prabowo-Gibran Satu Putaran

Waspada Penggiringan Opini Prabowo-Gibran Satu Putaran Kredit Foto: Taufik Idharudin

Tokoh Nahdatul Ulama (NU), Umar Syadat Hasibuan meminta publik untuk waspada dengan penggiringan opini pasangan nomor urut dua Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka akan menang dalam satu putaran di Pilpres 2024.

Pasalnya penggiringan opini Prabowo Subianto dan Gibran satu putaran berpotensi membuat Pilpres 2024 tidak lagi jujur dan adil (jurdil), bukan hanya untuk pasangan lain, namun seluruh masyarakat.

Baca Juga: Gibran Tidak Usah Adu Gagasan dengan Anies atau Cak Imin Meski Paling Intelektual

"Penggiringan opini prabowo satu putaran harus sama-sama kita waspadai. Bukan hanya tentang AMIN tapi tentang pilpres yang tak lagi jurdil di tahun 2024," ucapnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Senin (27/11).

Sementara itu, dalam wawancara bersama tim tvOne, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Barat untuk Prabowo-Gibran, Ridwan Kami mengatakan semangat dan mental yang ditanamkan kepada timnya untuk memenangkan pasangan nomor urut dua itu mempunyai energi satu putaran.

Politikus Golkar itu mengatakan dasar dari hal tersebut yaitu Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Barat tidak mempunyai cara berpikir atau mindset akan adanya dua putaran dalam Pilpres 2024.

Ia menilai dua putaran di Pilpres 2024 akan melelahkan bagi masyarakat dan memerukan biaya yang mahal dalam penyelenggaraannya. “Dua putaran akan melelahkan, akan mahal dan kasihan rakyat harus datang 2 kali ke TPS,” ucapnya dikutip dari TV One News.

Sekadar informasi, dalam survei LSI Denny JA yang dilakukan pada 6-11 November 2022, elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka berada di posisi unggul dibandingkan dengan dua paslon capres-cawapres lainnya, Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar 'AMIN'. 

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover