Mengapa KPK Harus Sibuk Membantu Firli Bahuri dalam Kasus Pemerasan SYL?

Mengapa KPK Harus Sibuk Membantu Firli Bahuri dalam Kasus Pemerasan SYL? Kredit Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Wakil Ketua Umum Partai Ummat Buni Yani bingung kenapa Komisi Pemberantasan Korupsi harus membantu Firli Bahuri dalam kasus dugaan korupsi, termasuk pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Pasalnya menurut Buni Yani kasus dugaan korupsi yang menjerat Firli Bahuri merupakan permasalahan pribadi, tapi ia menjadi bertanya apakah kasus tersebut menyangkut lembaga, karena KPK berencana mengirimkan bantuan hukum.

Baca Juga: Denny Siregar Ingin Kirimi Kaesang Cermin Terkait Ucapannya Tentang Firli

"Mengapa KPK harus sibuk membantu? Bukankah ini masalah pribadi FB sendiri, bukan masalah lembaga?" ucap Buni Yani dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Selasa (28/11).

Sebelumnya, Ketua Sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango mengatakan pihaknya hingga sekarang belum memutuskan bantuan hukum untuk Firli Bahuri.

Nawawi mengatakan kepastian pendampingan hukum untuk Firli Bahuri dalam kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) akan dibahas hari ini, Selasa (28/11).

"Memang tadi sedianya kita rapat, kami berpikir sedianya rapat akan menyita waktu 1,5 jam ternyata sampai 3 jam. Itu pun belum selesai. Kalau masuk materi apakah kami akan memberikan bantuan hukum kepada Pak Firli pada fase pemberhentian sementara ini, itu belum sempat," ujar Nawawi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (27/11) petang dikutip dari CNN Indonesia.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover