Lucu PDIP Tarik Laporan 'Bajingan Tolol' Rocky Gerung

Lucu PDIP Tarik Laporan 'Bajingan Tolol' Rocky Gerung Kredit Foto: Instagram/PDIP

Komika Sam Darma Putra Ginting alias Sammy Notaslimboy merasa lucu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menarik laporan 'bajingan tolol' pengamat politik Rocky Gerung dari Bareskrim Polri.

Mulanya Sammy membahas tentang Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep yang mempertanyakan apakah ada orang yang ditangkap karena menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi), menurutnya bahkan ada yang dibunuh.

Baca Juga: PDIP Harus Membatalkan Dua Kebijakan Jokowi, IKN dan Omnibus Law

Sammy mengatakan pembunuhan terjadi terhadap seseorang yang mengawal ulama, kemudian CCTV di lokasi kejadian hilang, ini disinyalir merupakan kasus KM50 dimana 6 laskar FPI tewas.

"Yang dibunuh ada sih. Hanya gara-gara mengawal Ulama mereka menuju sebuah tujuan. Lalu CCTV-nya ilang dan dikatakan sudah sesuai prosedur, terukur istilah mereka," ungkap Sammy.

Kemudian juga terdapat perampasan tanah untuk proyek strategis nasional (PSN), ini mengarah pada Rempang. "Yang tanahnya dirampas gara-gara proyek strategis nasional juga ada," ujarnya.

Lebih lanjut, ia pun mengingatkan tentang PDIP yang melaporkan Rocky Gerung dalam kasus ujaran kebencian dan hoaks karena menyebut Jokowi sebagai bajingan tolol, lalu kemudian mencabutnya dengan alasan pernyataannya lama-lama terbukti benar.

"Btw, RG dilaporkan oleh PDIP, ditarik laporannya karena bapak situ udah pecah kongsi dengan PDIP, lucu sih ini...," ujarnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Jumat (1/12).

Sebelumnya, Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat atau BBHAR DPP PDI Perjuangan (PDIP) akan mencabut laporan terhadap Rocky Gerung di Bareskrim Polri. Laporan ini terkait kasus ujaran kebencian dan hoaks kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang sebelumnya dilaporkan karena dianggap menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Perwakilan tim BBHAR DPP PDIP, Johannes Oberlin L. Tobing, mengungkap salah satu alasannya hendak mencabut laporan tersebut karena pernyataan Rocky Gerung terkait Presiden Jokowi lama-lama terbukti kebenarannya.

"Saya putuskan untuk mencabut laporan, apa yang disampaikan saudara Rocky Gerung saya pikir lama-lama jadi benar juga. Setelah saya timbang dengan jernih, akhir-akhir ini saya melihat Presiden Jokowi sudah berubah," kata Johannes kepada Suara.com, Selasa (28/11/2023).

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover