Mulai Ragukan IKN, Investor Tidak Seperti Perusahaan Plat Merah

Mulai Ragukan IKN, Investor Tidak Seperti Perusahaan Plat Merah Kredit Foto: GenPI

Mantan Sekretaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu mengungkapkan bahwa investor tidak seperti perusahaan plat merah yang cenderung mengikuti pemerintah, sehingga wajar jika mulai meragukan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Hal ini disampaikan Said Didu menanggapi Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia yang mengatakan penyebab investor mulai meragukan IKN karena terdapat capres yang mengkritik pembangunannya.

Baca Juga: Bawaslu Seperti Habis Kena Asam Sulfat Lihat Kampanye Gibran di Jakarta

"Dia kira investor itu goblok seperti perusahaan pelat merah yang harus bergaya seperti kambing di hadapan pemerintah," ucapnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Rabu (6/12).

Sebelumnya, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa penyebab banyaknya investor mulai meragukan pembangunan IKN di Kalimantan Timur karena terdapat capres uang mengkritiknya.

"Sekarang kan banyak investor yang mulai nanya, mulai ada keraguan. Karena ada beberapa capres yang menyampaikan visi dan misinya itu melahirkan keraguan bagi investor," kata Bahlil di acara peresmian Media Center Indonesia Maju di kawasan Menteng, Jakarta, Senin (4/12/2023), dikutip dari Kompas TV.

Dalam kesempatan itu, Bahlil tidak menyebutkan nama capres yang dimaksudnya, namun ia menegaskan proyek pembangunan IKN mempunyai landasan hukum kuat berupa Undang-undang Nomor 21 tahun 2023 tentang IKN. "Masa tiba-tiba mau bilang batalkan, ya kami harus mampu menjawab itu dengan baik," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover