Jokowi Akan Dipersoalkan Dugaan Intervensi Kasus E-KTP

Jokowi Akan Dipersoalkan Dugaan Intervensi Kasus E-KTP Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Pengamat politik Rocky Gerung mengungkapkan bahwa terdapat potensi Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan dipersoalkan dugaan intervensi kasus korupsi E-KTP, namun bukan sekarang, tapi setelah lengser dari jabatannya.

Karenanya Rocky Gerung menyayangkan Jokowi yang membantah pernyaan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo tentang dirinya yang meminta menghentikan kasus E-KTP yang menjerat Setya Novanto alias Setnov.

Baca Juga: Jawaban Pertanyaan Jokowi Kenapa Kasus Setnov Kembali Dinaikkan Gampang

"Sebetulnya ini isu yang mau dibantah dengan cara apa, kalau mau laporkan, jadi bantahan Pak Jokowi justru akan menjerembapkan dia tuh, dia terjerembap di dalam bantaan dia sendiri itu," ucapnya

"Karena pada akhirnya Jokowi kena ulu hatinya tu dengan isu ini, dan itu berbahaya sekali, karena mungkin setelah dia Lengser Oktober itu akan dipersoalkan bahwa Jokowi pernah mengintervensi dan itu bahaya, dan itu hal yang bisa menimbulkan delik baru," imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak pernah bertemu mantan Ketua KPK Agus Rahardjo dan meminta untuk menghentikan kasus korupsi E-KTP yang menjerat Setnov pada 2017 silam.

"Saya suruh cek saya sehari kan berapa puluh pertemuan. Saya suruh cek di Setneg (Sekretariat Negara) enggak ada. Agenda yang di Setneg enggak ada tolong di cek lagi aja," kata Jokowi di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (4/12/2023) dikutip dari gelora.co.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover