Kasus 'Asam Sulfat' Tunjukkan Gibran di Bawah Spesifikasi

Kasus 'Asam Sulfat' Tunjukkan Gibran di Bawah Spesifikasi Kredit Foto: Viva

Pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa menilai kasus calon wakil presiden (cawapres) nomor urut dua Gibran Rakabuming Raka salah menyebut ibu hamil membutuhkan asam sulfat menunjukkan spesifikasinya di bawah rata-rata.

Sehingga Dokter Tifa mempertanyakan modal Gibran menjadi cawapres, pasalnya putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) hanya mempunyai pengetahuan, pendidikan, dan pengalaman memimpin yang standar.

Baca Juga: Hampir Mustahil Pemilu Jurdil Terjadi dengan Gibran Sebagai Cawapres

"Bran @gibran_tweet sebetulnya modalmu jadi CAWAPRES itu apa sih. Pengetahuan pas-pasan. Pendidikan jalur penyetaraan. Pengalaman Walkot karbitan. Kasus "Asam Sulfat" menunjukkan betapa kamu itu under Spec," ungkapnya.

Karenanya ia bingung kenapa Gibran percaya diri atau pede menjadi pendamping Prabowo Subianto. "Terus yang bikin kamu PD jadi Cawapres itu apaa?" ujarnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Kamis (7/12).

Sementara itu, cawapres nomor urut dua dari Koalisi Indonesia Maju Gibran Rakabuming Raka meminta maaf karena salah menyebut ibu hamil membutuhkan asam sulfat untuk mencegah gangguan pertumbuhan pada anak atau stunting.

Gibran mengatakan baru mengetahui jika pernyataannya keliru, ia pun mengkoreksinya, seharusnya yang disebutkannya adalah asam folat, dan bukan asam sulfat untuk ibu hamil.

"Mohon maaf, mohon dikoreksi ya. Asam folat, Sorry, sorry ya, maaf. Mohon dikoreksi," kata Gibran saat ditemui usai bermain badminton dengan Taufik Hidayat di GBK Arena, Jakarta, Senin (4/12) dikutip dari CNN Indonesia.

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu berterima kasih karena pernyataannya dikoreksi, dan ia tidak khawatir kesalahannya mengurangi kepercayaan masyarakat terhadapnya.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover